Abdus Salam: Bukti Spionase Mereka yang Ditahan Telah Disampaikan ke PBB
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i179262-abdus_salam_bukti_spionase_mereka_yang_ditahan_telah_disampaikan_ke_pbb
Pars Today - Kepala negosiator gerakan Ansarullah Yaman mengumumkan bahwa Sanaa telah menyerahkan bukti kepada PBB tentang kegiatan sabotase agen-agen afiliasi PBB yang ditangkap.
(last modified 2025-10-30T06:03:20+00:00 )
Okt 30, 2025 13:00 Asia/Jakarta
  • Mohammad Abdul Salam
    Mohammad Abdul Salam

Pars Today - Kepala negosiator gerakan Ansarullah Yaman mengumumkan bahwa Sanaa telah menyerahkan bukti kepada PBB tentang kegiatan sabotase agen-agen afiliasi PBB yang ditangkap.

Menurut laporan ISNA, Mohammad Abdul Salam, Ketua Tim Negosiasi Ansarullah Yaman mengatakan pada hari Rabu (29/10/2025) bahwa ia bertemu dengan utusan khusus PBB dan membahas proses perdamaian melalui peta jalan yang diajukan kepada PBB, yang juga disepakati dengan Arab Saudi melalui mediasi Oman.

Ia menambahkan bahwa pertemuan itu menyoroti perlunya melanjutkan implementasi ketentuan-ketentuan dalam peta jalan tersebut, terutama hak asasi manusia, dan menekankan bahwa tidak ada pembenaran untuk melanjutkan penundaan.

Abdul Salam menekankan bahwa tidak ada manfaat dalam penahanan yang tidak beralasan terhadap seseorang yang bekerja di organisasi-organisasi yang berafiliasi dengan PBB.

Kepala negosiator Ansar Allah menekankan bahwa pihak keamanan di Sanaa telah menyampaikan informasi kepada PBB tentang kegiatan sabotase yang dilakukan oleh agen-agen organisasi ini yang ditangkap.

Ia mengatakan bahwa instansi terkait siap memberikan bukti dan dokumentasi yang membuktikan bahwa orang-orang ini melakukan kegiatan spionase dengan kedok aksi kemanusiaan.

Abdul Salam juga menekankan komitmen Ansarullah untuk menciptakan solusi yang adil dan melanjutkan koordinasi untuk melanjutkan kegiatan organisasi sesuai tugas yang diberikan dan tidak mengulangi tindakan yang membahayakan keamanan Yaman.

Sayid Abdul Malik Badr Al-Din Al-Houthi, Pemimpin Gerakan Ansarullah Yaman sebelumnya mengatakan, "Kami telah memperoleh informasi definitif tentang spionase, agresi, dan peran kriminal tim-tim yang ditangkap dari kalangan karyawan organisasi kemanusiaan. Di antara kejahatan yang menonjol dari tim-tim spionase ini adalah peran fundamental mereka dalam penargetan Israel terhadap pertemuan pemerintah. Dalam kejahatan penargetan pertemuan pemerintah, peran fundamental diamati, termasuk memantau pertemuan, melaporkan kepada musuh Israel, dan mendampingi kejahatan itu. Dalam kasus penargetan pemerintah, sebuah tim yang berafiliasi dengan Program Pangan Dunia (WFP) berperan, yang dipimpin oleh orang yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan cabang program tersebut di Yaman."

Sayid Al-Houthi mengklarifikasi, "Amerika dan Israel menganggap organisasi kemanusiaan sebagai kedok penting yang melindungi tim-tim tersebut dari penangkapan dan memfasilitasi pergerakan mereka dengan fasilitas dan peralatan yang mereka sediakan."(sl)