Ekuador: Tidak akan Ada Pangkalan Militer AS yang Dibangun di Kepulauan Galapagos
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i179360-ekuador_tidak_akan_ada_pangkalan_militer_as_yang_dibangun_di_kepulauan_galapagos
Pars Today - Di tengah meningkatnya sensitivitas publik di Ekuador terhadap pembangunan pangkalan asing di wilayahnya dan peringatan untuk menerima infrastruktur militer, Presiden Ekuador telah mengesampingkan kemungkinan pembangunan pangkalan militer AS di Kepulauan Galapagos.
(last modified 2025-11-01T04:39:19+00:00 )
Nov 01, 2025 11:37 Asia/Jakarta
  • Presiden Ekuador Daniel Noboa
    Presiden Ekuador Daniel Noboa

Pars Today - Di tengah meningkatnya sensitivitas publik di Ekuador terhadap pembangunan pangkalan asing di wilayahnya dan peringatan untuk menerima infrastruktur militer, Presiden Ekuador telah mengesampingkan kemungkinan pembangunan pangkalan militer AS di Kepulauan Galapagos.

Menurut laporan IRNA pada hari Sabtu (01/11/2025) dari kantor berita Efe, Presiden Ekuador Daniel Noboa telah mengesampingkan Kepulauan Galapagos sebagai lokasi yang memungkinkan untuk pengembalian pangkalan militer AS ke Ekuador, dan kota Manta dan Salinas, keduanya terletak di pantai utama negara itu, sedang dipertimbangkan.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Teleamazonas, Noboa mengatakan bahwa masalah tersebut telah dibahas dengan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem, yang akan mengunjungi Ekuador minggu depan untuk kedua kalinya hanya dalam tiga bulan.

Kepulauan Galapagos, gugusan tiga belas pulau besar yang terletak di Samudra Pasifik, 1.000 kilometer di sebelah barat Ekuador, merupakan salah satu cagar laut yang paling terlindungi di dunia dan dianggap sebagai laboratorium alam.

Presiden Ekuador mengklarifikasi bahwa "kami telah berbicara dengan Kristi Noem dan dua pangkalan yang memungkinkan adalah di Manta atau Salinas. Pangkalan Baltra (di Kepulauan Galapagos) dikesampingkan karena saat ini prioritasnya adalah Salinas atau Manta. Penyelundupan senjata, bahan bakar, dan narkoba merupakan prioritas yang lebih tinggi."

Noboa juga berpendapat bahwa instalasi militer sudah ada di Manta dan Salinas dan "lebih mudah untuk mengaktifkan pangkalan di tempat-tempat ini untuk kontrol maritim" daripada di wilayah pesisir lainnya seperti Esmeraldas, sebuah kota di perbatasan dengan Kolombia.

Amerika Serikat memiliki pangkalan militer di Pulau Baltra selama Perang Dunia II untuk memastikan kontrol militernya atas Terusan Panama.

Antara tahun 1999 dan 2009, pasukan militer AS ditempatkan di pangkalan militer Manta untuk melakukan operasi antinarkotika di wilayah Pasifik tropis bagian timur. Namun, mereka terpaksa mundur karena larangan yang diberlakukan oleh konstitusi 2008, yang digagas oleh mantan Presiden Rafael Correa (2007-2017), yang melarang pendirian pangkalan militer di wilayah negaranya.

Isu pembukaan kembali pangkalan militer asing di Ekuador begitu sensitif sehingga salah satu isu dalam referendum pada 16 November (25 Aban) akan mengusulkan pengesahan kembali pendirian pangkalan asing.(sl)