Kantor Informasi Tahanan Palestina: Nyawa Marwan Al-Barghouti Terancam di Penjara Israel
-
Marwan Al-Barghouti
Pars Today - Kantor Informasi Tahanan Palestina memperingatkan bahwa nyawa Marwan Al-Barghouti, seorang pemimpin Palestina berusia 66 tahun, terancam bahaya serius di penjara Israel.
Menurut laporan IRNA pada Sabtu (06/12/2025) pagi, mengutip situs berita Palestine Online, Kantor Informasi Tahanan Palestina menekankan dalam sebuah pernyataan bahwa kebijakan balas dendam dan intimidasi terhadap dirinya dan keluarganya merupakan bagian dari proses tekanan dan hukuman kolektif yang terorganisir terhadap tahanan Palestina ini.
Pernyataan itu menambahkan bahwa meskipun Al-Barghouti masih ditahan di sel isolasi, perampasan hak dikunjungi, penyiksaan dan perlakuan buruk, serta ancaman publik dari Menteri Keamanan Dalam Negeri Rezim Zionis Israel, Itamar Ben-Gvir menunjukkan adanya niat langsung untuk membahayakan nyawanya.
Kantor Informasi Tahanan Palestina menganggap rezim Zionis sepenuhnya bertanggung jawab atas keselamatan jiwa Al-Barghouti dan tahanan Palestina lainnya, dan mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa, Palang Merah, dan organisasi hak asasi manusia internasional untuk segera mengambil tindakan guna memulai investigasi dan menghentikan pelanggaran rezim Israel yang semakin meningkat dan sistematis terhadap tahanan Palestina.
Pernyataan itu juga menekankan, Sementara tahanan Palestina terus menghadapi isolasi, penyiksaan, dan pelanggaran hak asasi manusia yang berkelanjutan, diamnya komunitas internasional dipandang sebagai kedok atas kejahatan rezim Zionis yang berkelanjutan terhadap tahanan Palestina dan kegagalan serius dalam tugasnya untuk melindungi mereka.
Kantor Informasi Tahanan Palestina mengumumkan bahwa keluarga Marwan Al-Barghouti menerima panggilan telepon pada Jumat (05/12) pagi yang berisi informasi palsu dan mengerikan tentang kondisi kesehatannya.
Kantor itu menambahkan, Tindakan ini merupakan bagian dari upaya rezim Israel untuk memberikan tekanan psikologis kepada keluarga tahanan Palestina dan menciptakan suasana ketakutan dan intimidasi di antara mereka.
Marwan Al-Barghouti adalah seorang pemimpin terkemuka gerakan Fatah dan mantan anggota parlemen Palestina yang ditangkap oleh rezim Zionis pada tahun 2002 dan dijatuhi hukuman lima hukuman seumur hidup. Ia dituduh memimpin Brigade Syuhada Al-Aqsa dan merencanakan serangan selama Intifada Kedua.
Selama negosiasi pertukaran tahanan antara perlawanan Palestina dan rezim Zionis serta pembentukan gencatan senjata di Jalur Gaza, surat kabar Yedioth Aharonot menerbitkan daftar enam komandan Palestina terkemuka pada 8 Oktober 2018, yang sebelumnya ditentang oleh rezim Israel untuk dibebaskan sebagai bagian dari perjanjian pertukaran tahanan.
Menurut koran itu, orang-orang yang dimaksud, beberapa di antaranya dianggap sebagai tokoh simbolis perlawanan Palestina, ditahan di penjara-penjara Israel dengan hukuman seumur hidup yang berat, dan Tel Aviv menganggap mereka sebagai "garis merah" dalam kesepakatan apa pun.
Hamas telah secara serius menuntut pembebasan empat orang ini, tetapi rezim Zionis telah memveto pembebasan mereka.
Itamar Ben-Gvir, Menteri Keamanan Dalam Negeri Zionis Israel mengancam Barghouti pada bulan Agustus setelah memasuki sel penjaranya, dengan mengatakan, "Saya akan menghancurkan siapa pun yang berhadapan dengan Israel."(sl)