Krisis Minyak AS: Stok Merosot 17 Pekan Berturut-turut, Ancaman bagi Pasar Global
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i194618-krisis_minyak_as_stok_merosot_17_pekan_berturut_turut_ancaman_bagi_pasar_global
Pars Today – Cadangan minyak mentah AS, dengan 17 minggu penurunan berturut-turut, mencapai tingkat terendah sejak tahun 1983, yang merupakan alarm serius bagi keamanan pasokan dan pasar energi global.
(last modified 2026-08-09T12:10:38+00:00 )
Aug 09, 2026 19:07 Asia/Jakarta
  • Cadangan Minyak Amerika
    Cadangan Minyak Amerika

Pars Today – Cadangan minyak mentah AS, dengan 17 minggu penurunan berturut-turut, mencapai tingkat terendah sejak tahun 1983, yang merupakan alarm serius bagi keamanan pasokan dan pasar energi global.

Menurut laporan Mehr News (MNA) yang mengutip data energi resmi, pasar minyak menyaksikan rekor historis dalam penurunan cadangan strategis dan komersial AS. Negara ini untuk minggu ke-17 berturut-turut mengalami penurunan stok minyak mentah, yang merupakan periode penurunan mingguan terpanjang dalam sejarah tercatat negara ini dan memecahkan rekor 16 minggu pada tahun 2021.

 

Sejak awal bulan April, total cadangan minyak mentah AS telah menurun sekitar 166 juta barel dan mencapai level 712 juta barel, yang merupakan angka terendah sejak Maret 1984. Sementara itu, cadangan strategis minyak (SPR) juga turun 111 juta barel menjadi 305 juta barel, yang belum pernah terjadi sejak Februari 1983.

 

Selain cadangan strategis, stok minyak mentah komersial AS juga mengalami tren penurunan selama sepuluh minggu berturut-turut, yang menyamai rekor tahun 2018. Para pakar pasar energi percaya bahwa pengurasan besar-besaran cadangan ini adalah salah satu indikator vital untuk menilai kesenjangan pasokan dan permintaan. Para analis menekankan bahwa tren penurunan ini, dengan menggabungkan data produksi domestik, statistik impor dan ekspor, serta tingkat aktivitas kilang, menunjukkan situasi darurat dalam keamanan pasokan energi AS yang dapat mempengaruhi keseimbangan harga minyak global dalam beberapa bulan mendatang. (MF)