Ansarullah: Tak Ada Perang Saudara di Yaman; Musuh Kami Saudi dan Proyek Zionis
-
Mohammad al Farah
Pars Today – Muhammad al-Farah, anggota senior gerakan Ansarullah Yaman, menegaskan bahwa perang saat ini di Yaman bukanlah perang internal, melainkan melawan Saudi dan para tentara bayaran negara tersebut, dan akan berlanjut dengan segala kekuatan.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang dikutip dari Al-Masirah, salah satu anggota senior gerakan Ansarullah Yaman mengesampingkan terjadinya perang saudara apa pun di negara tersebut dan menegaskan bahwa perang saat ini di Yaman adalah melawan Arab Saudi dan para tentara bayaran negara tersebut.
Muhammad al-Farah dalam sebuah pesan di media sosial X menulis: Pertempuran kami adalah dengan Saudi, yang merupakan musuh kami, dan setiap peluru yang ditembakkan dari pihak mana pun dalam pertempuran ini, tanggung jawabnya berada di pundak Saudi.
Ia melanjutkan: Tidak ada perang saudara Yaman yang terjadi; yang ada adalah perang antara Yaman dan Saudi, dan pemboman menargetkan konsentrasi pasukan Saudi. Bahkan jika musuh Saudi mengumumkan gencatan senjata palsu, selama ia terus memobilisasi pasukannya dan berupaya memaksakan perwalian atas Yaman, hakikat pertempuran tidak akan berubah.
Muhammad al-Farah menegaskan: Arah perang kami akan tetap tertuju pada agresi Saudi, dan rudal-rudal kami juga tetap mengarah pada fasilitas-fasilitas Arab Saudi, dan kami siap untuk menghadapi setiap serangan yang dilakukan oleh mereka sendiri atau pasukan-pasukan yang dimobilisasi mereka di Yaman.
Anggota senior gerakan Ansarullah ini menyatakan: Saudi, dari sudut pandang kami, akan tetap menjadi alat yang melayani proyek Zionis; Saudi menjalankan proyek ini dan memajukan tujuannya, bahkan jika hal itu harus mengorbankan keamanan dan kepentingannya sendiri serta mengorbankan umat, persatuan dan kekuatannya, dan mengarahkannya menuju keruntuhan dan ketundukan terhadap dikte-dikte Amerika dan Israel. (MF)