Qatar: Kami Fokus Redakan Krisis dan Bawa Iran-AS Kembali ke Meja Negosiasi
-
Jubir Kemenlu Qatar, Majed al-Ansari
Pars Today – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, dengan menekankan upaya Doha untuk mengurangi ketegangan, menyatakan bahwa tujuan utama dari upaya-upaya saat ini adalah untuk mengendalikan krisis dan mengembalikan Iran serta AS ke nota kesepahaman dan meja dialog.
Menurut laporan IRNA pada hari Selasa (18/8) yang mengutip Al-Jazeera, Majed Al-Ansari, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, menyatakan bahwa upaya-upaya saat ini dari negaranya difokuskan pada pengendalian krisis yang ada dan mengembalikan Iran serta AS ke nota kesepahaman yang ditandatangani.
Ia menambahkan: "Upaya-upaya Qatar pada tahap saat ini difokuskan pada penghentian eskalasi ketegangan dan mengembalikan kedua pihak yang terlibat dalam krisis ke meja dialog."
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar juga menyatakan bahwa negaranya pada tanggal 19 Maret (28 Esfand) telah menemukan jenazah salah satu dari dua pilot yang menurutnya telah memasuki wilayah udara Qatar, dan telah menyerahkannya kepada pihak Iran.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, di bagian lain pernyataannya, mengatakan: "Apa yang kami inginkan di Qatar adalah kesepakatan untuk pembukaan Selat Hormuz dan pemberlakuan gencatan senjata secara bersamaan."
Dengan demikian, ia menekankan bahwa Doha mengejar penyelesaian krisis regional melalui jalur pengurangan ketegangan, kembalinya Iran dan AS ke dialog, dan pencapaian kesepakatan tentang situasi Selat Hormuz.
Mengenai perkembangan di Gaza, ia juga mengatakan bahwa Qatar, meskipun ada penghambatan oleh rezim Zionis dalam pelaksanaan rencana gencatan senjata di Gaza, masih berupaya untuk memajukan proses yang ada.
Al-Ansari menekankan bahwa tuntutan Qatar dari pihak-pihak dalam kesepakatan Gaza adalah pelaksanaan penuh dari rencana yang disepakati. (MF)