Inggris Larang Perdagangan dari Permukiman Ilegal Israel: Langkah Berani atau Bumerang Diplomatik?
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i196530-inggris_larang_perdagangan_dari_permukiman_ilegal_israel_langkah_berani_atau_bumerang_diplomatik
Pars Today – Perdana Menteri Inggris menekankan peningkatan tindakan terhadap kebijakan-kebijakan kabinet Netanyahu dalam rangka pengembangan permukiman-permukiman Zionis di Tepi Barat.
(last modified 2026-09-09T09:14:59+00:00 )
Sep 09, 2026 16:04 Asia/Jakarta
  • PM Inggris Andy Burnham
    PM Inggris Andy Burnham

Pars Today – Perdana Menteri Inggris menekankan peningkatan tindakan terhadap kebijakan-kebijakan kabinet Netanyahu dalam rangka pengembangan permukiman-permukiman Zionis di Tepi Barat.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip RT, Andy Burnham, Perdana Menteri Inggris, menekankan bahwa tindakan-tindakan yang diperlukan terhadap pembangunan permukiman rezim Zionis di Tepi Barat akan ditingkatkan.

 

Ia menambahkan: "Tindakan-tindakan ini menargetkan kebijakan-kebijakan yang tidak dapat diterima dari kabinet Israel saat ini. Penderitaan rakyat Palestina adalah noda di dahi dunia. Pemerintah Inggris tidak akan diam terhadap penderitaan ini di Jalur Gaza dan berkurangnya peluang untuk menerapkan solusi dua negara. Kami telah ragu-ragu untuk waktu yang lama dalam mengambil tindakan ini karena kami takut dituduh anti-Semit."

 

Kemarin, rezim Zionis, sebagai respons terhadap keputusan pemerintah Inggris untuk melarang impor barang-barang yang diproduksi di permukiman-permukiman Zionis, mengumumkan penutupan Konsulat Inggris di Yerusalem dan larangan masuknya 12 pejabat Inggris ke wilayah-wilayah pendudukan.

 

Dalam hal ini, Gideon Sa'ar, Menteri Luar Negeri rezim Zionis, menggambarkan keputusan Inggris sebagai "bodoh" dan menuduh pemerintahan Partai Buruh "mempromosikan anti-Semitisme."

 

Yair Lapid, pemimpin oposisi kabinet rezim Zionis, juga menyebut keputusan Inggris sebagai "kesalahan besar" dan mengatakan bahwa kabinet Netanyahu bertanggung jawab atas penciptaan "isolasi diplomatik yang belum pernah terjadi sebelumnya" bagi Israel.

 

Inggris pada hari Selasa (9/9) telah mengumumkan keputusannya untuk melarang perdagangan barang-barang yang diproduksi di permukiman-permukiman Zionis di Tepi Barat yang diduduki.

 

Perlu dicatat bahwa meskipun ada semua sikap-sikap ini, Inggris dan negara-negara Barat lainnya adalah salah satu pendukung utama kejahatan-kejahatan rezim Zionis di Jalur Gaza melalui pengiriman senjata ke rezim ini. (MF)