Ansarullah: Kemenangan di Pantai Barat adalah Pendahuluan bagi Penegakan Hak-Hak Rakyat Yaman
-
Pejuang Yaman
Pars Today – Seorang anggota terkemuka Ansarullah menekankan: Kemenangan di pantai barat adalah pendahuluan bagi pertempuran yang menentukan dan penegakan hak-hak rakyat Yaman.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, sementara para pejuang Yaman terus melanjutkan operasi-operasi mereka untuk membebaskan tanah ini dan memaksa Arab Saudi memberikan hak-hak bangsa Yaman, Dhaifallah al-Shami, anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah, Sabtu (12/9) malam dalam pernyataan barunya untuk tujuan ini menyatakan bahwa tujuan utama operasi "Wallahu Ashaddu Ba'san wa Ashaddu Tankilan" adalah mengusir elemen-elemen yang berafiliasi dengan musuh Saudi; terutama setelah agresi dan kejahatan mereka terhadap rakyat Yaman.
Al-Shami dalam wawancaranya dengan situs Ansarullah menyatakan: "Operasi militer besar angkatan bersenjata Yaman ini, dilakukan sebagai respons terhadap rencana Arab Saudi dalam memobilisasi tentara bayaran yang didukungnya untuk menyulut konflik internal di Yaman dengan tujuan mengalihkan tentara Yaman dari perimbangan 'eskalasi melawan eskalasi', dan oleh karena itu menangkal ancaman ini adalah suatu keharusan."
Ia menambahkan: "Operasi militer besar ini membawa beberapa pesan, di antaranya bahwa angkatan bersenjata Yaman bertekad untuk mengakhiri blokade dan dalam pertempuran ini mereka memiliki keuntungan militer, ekonomi, dan geografis yang signifikan."
Pejabat Ansarullah ini mengatakan: "Juga peran suku-suku dalam pembersihan pantai barat adalah sentral; penduduk lokal bertindak sebagai sumber informasi, memberikan dukungan logistik, dan bertempur di beberapa front."
Ia menekankan: "Oleh karena itu pasukan musuh berada dalam lingkungan yang sepenuhnya tidak aman; karena penduduk di wilayah yang dibebaskan juga bertempur melawan musuh bersama pasukan militer, dan jenis pertempuran rakyat ini memainkan peran yang menentukan dalam kemenangan, karena tanah dan rakyat menjadi bagian dari pertempuran."
Pejabat Yaman ini menegaskan: "Partisipasi rakyat memberikan percepatan yang luar biasa pada operasi militer dan menetralisir upaya musuh untuk memanfaatkan perbedaan-perbedaan suku dan regional."
Al-Shami melanjutkan: "Moral dan iman yang tinggi memainkan peran yang menentukan dan memberikan ketahanan serta fleksibilitas kepada para pejuang di luar kemampuan fisik mereka, sekaligus memperkuat disiplin dan meningkatkan kohesi antar pasukan."
Ia menyatakan: "Operasi militer besar para pejuang Yaman di pantai barat ini membuktikan bahwa keunggulan material tidak menjamin kemenangan; musuh memiliki keunggulan udara, laut, dan darat, tetapi tetap kalah."
Anggota Biro Politik Ansarullah ini mengatakan: "Di antara alasan kemenangan adalah mengikuti perintah Ilahi, bertindak sesuai metode Al-Qur'an, ketaatan kepada kepemimpinan, dan memiliki semangat juang yang tinggi yang dipupuk oleh iman."
Dhaifallah al-Shami selanjutnya membahas dekrit amnesti umum yang dikeluarkan oleh pemerintah Sana'a untuk mereka yang telah tertipu dan berada di barisan musuh, dan menyatakan: "Dekrit amnesti ini mengungkapkan karakteristik moral yang unik; di mana setelah kekalahan pasukan musuh, pemerintah Yaman mengulurkan tangan pengampunan kepada mereka yang telah tertipu di pantai barat dan wilayah pendudukan lainnya."
Ia menekankan: "Amnesti umum bagi mereka yang telah tersesat adalah proyek nasional untuk mengintegrasikan kembali mereka ke dalam masyarakat Yaman; dengan syarat mereka berhenti melayani musuh dan kembali ke pangkuan tanah air."
Pejabat Yaman ini dalam lanjutan pidatonya menegaskan: "Apa yang terjadi di pantai barat adalah pendahuluan bagi pertempuran yang menentukan, dan Yaman telah membuktikan bahwa ia mampu mengalahkan koalisi-koalisi terkuat dan bukan lagi negara lemah yang dapat dipecah belah oleh para tamak."
Ia di akhir menyatakan: "Ketahanan yang berkelanjutan, persamaan eskalasi melawan eskalasi, menyerang kamp-kamp tentara bayaran musuh, dan persamaan blokade melawan blokade, semua ini membuka jalan bagi tahap baru di mana rakyat Yaman akan mendapatkan hak-hak penuh mereka." (MF)