Bagaimana Tokoh Kunci Ter*ris AS–Zio*is Terjerat Operasi Aparat Keamanan Iran?
https://parstoday.ir/id/news/iran-i184224-bagaimana_tokoh_kunci_ter*ris_as_zio*is_terjerat_operasi_aparat_keamanan_iran
Pars Today – Lembaga intelijen Iran mengumumkan bahwa mereka telah menangkap salah satu agen tingkat tinggi yang terlatih dan berafiliasi dengan dinas intelijen Amerika Serikat dan Isr@el.
(last modified 2026-01-17T08:33:54+00:00 )
Jan 17, 2026 15:31 Asia/Jakarta
  • Nazanin Baradaran, agen senior AS dan Isr@el ditangkap di Iran
    Nazanin Baradaran, agen senior AS dan Isr@el ditangkap di Iran

Pars Today – Lembaga intelijen Iran mengumumkan bahwa mereka telah menangkap salah satu agen tingkat tinggi yang terlatih dan berafiliasi dengan dinas intelijen Amerika Serikat dan Isr@el.

Menurut laporan Pars Today, Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), setelah berbulan-bulan melakukan penguntitan senyap dan pemantauan terarah, berhasil memberikan pukulan terhadap tokoh kunci jaringan teroris AS–Zio*is. 
 
Individu yang ditangkap, bernama Nazanin Baradaran dan menggunakan beberapa identitas palsu, ia bertanggung jawab mengarahkan sebuah proyek rahasia untuk melakukan subversi lunak serta membentuk jaringan serangan siber terhadap Iran.
 
Ia beroperasi dengan kedok sebagai wakil pimpinan sebuah lembaga pemikir (think tank), dan menyusun rencana bertahap untuk menciptakan ketidakstabilan di Iran.
 
Perencanaan yang disusun tahun 2022 itu, rencananya akan direalisasikan pada rentang waktu tahun 2025 hingga 2026, dan kemudian diajukan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, PBB guna memperoleh pengakuan terhadap sebuah pemerintahan oposisi.
 
Mereka juga berupaya membentuk “tentara siber” dengan tujuan merusak citra Republik Islam Iran dan membuka jalan bagi peningkatan popularitas rezim Pahlavi. Bahkan, sebagai bentuk mencari dukungan dari Netanyahu, mereka dilaporkan memberikan sebuah piagam penghargaan kepadanya.
 
Menurut lembaga intelijen Iran, beberapa tim keamanan secara paralel memantau komunikasi luar negeri, alur pengendalian, serta pergerakan lapangan individu tersebut dan jaringan tempat ia beroperasi. Pada akhirnya, seluruh kepingan identifikasi berhasil disusun secara lengkap dan operasi penangkapan pun dilaksanakan. (HS)