Iran: Kapal Tanker Diserang, Kami Serang Balik Kapal Perang AS di Hormuz
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189636-iran_kapal_tanker_diserang_kami_serang_balik_kapal_perang_as_di_hormuz
Pars Today - Juru bicara Markas Besar Khatamul Anbiya Republik Islam Iran menyatakan bahwa Amerika yang kriminal dan agresor serta negara-negara pendukungnya harus tahu bahwa Iran, seperti masa lalu, dengan penuh kekuatan dan tanpa keraguan sedikit pun, akan merespons segala bentuk serangan dan agresi dengan pukulan yang menghancurkan.
(last modified 2026-06-04T09:25:21+00:00 )
May 08, 2026 12:58 Asia/Jakarta
  • Letnan Kolonel Pasdar Ebrahim Zolfaghari, Juru Bicara Markas Besar Khatamul Anbiya Iran
    Letnan Kolonel Pasdar Ebrahim Zolfaghari, Juru Bicara Markas Besar Khatamul Anbiya Iran

Pars Today - Juru bicara Markas Besar Khatamul Anbiya Republik Islam Iran menyatakan bahwa Amerika yang kriminal dan agresor serta negara-negara pendukungnya harus tahu bahwa Iran, seperti masa lalu, dengan penuh kekuatan dan tanpa keraguan sedikit pun, akan merespons segala bentuk serangan dan agresi dengan pukulan yang menghancurkan.

Dilansir Pars Today, Letnan Kolonel Pasdar Ebrahim Zolfaghari, Juru Bicara Markas Besar Khatamul Anbiya Iran mengatakan bahwa tentara agresor, teroris, dan perompak Amerika telah menyerang sebuah kapal tanker minyak Iran yang sedang bergerak dari perairan pesisir Iran di kawasan Jask menuju Selat Hormuz. Mereka juga menyerang kapal lain yang sedang memasuki Selat Hormuz di lepas pantai Fujairah, UEA. Pada saat yang sama, wilayah sipil di pesisir Bandar Khamir, Sirik, dan Pulau Qeshm juga menjadi sasaran serangan udara dengan kerja sama sejumlah negara kawasan.

Zolfaghari menambahkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran segera melakukan tindakan balasan. Mereka menyerang kapal-kapal perang AS di timur Selat Hormuz dan selatan Bandar Chabahar, menyebabkan kerusakan signifikan pada kapal-kapal tersebut.

Ia menegaskan, "Amerika yang kriminal dan agresor serta negara-negara pendukungnya harus tahu bahwa Republik Islam Iran, seperti masa lalu, dengan penuh kekuatan dan tanpa keraguan sedikit pun, akan merespons setiap serangan dan agresi dengan pukulan yang menghancurkan."

Iran mengklaim telah membalas serangan AS terhadap dua kapal tankernya dengan menyerang langsung kapal perang AS. Baik di darat (pulau Qeshm) maupun laut (timur Hormuz hingga Chabahar), Tehran menunjukkan bahwa tidak ada agresi yang dibiarkan tanpa respons. Peringatan ini adalah pesan bahwa 'batas merah' yang dilanggar akan dibalas dengan api, bukan kata-kata.(Sail)