Markas Khatam Al-Anbiya: Artesh Iran dan IRGC serang pangkalan AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191226-markas_khatam_al_anbiya_artesh_iran_dan_irgc_serang_pangkalan_as
ParsToday - Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran mengumumkan serangan yang dilakukan Artesh dan Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan.
(last modified 2026-06-10T05:47:26+00:00 )
Jun 10, 2026 15:46 Asia/Jakarta
  • Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran
    Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran

ParsToday - Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran mengumumkan serangan yang dilakukan Artesh dan Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan.

Melansir IRNA, 10 Juni 2026, ParsToday melaporkan bahwa Markas pusat Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran menyatakan, sebagai respons terhadap agresi "tentara teroris" AS ke sejumlah wilayah di selatan Iran dengan dalih receh jatuhnya helikopter mereka, beberapa pangkalan AS di kawasan menjadi sasaran serangan dahsyat dari Artesh (tentara reguler) gagah berani Republik Islam dan para patriot pemberani IRGC.

Markas Khatam Al-Anbiya menegaskan, "Tentara kriminal AS hendaknya tahu bahwa jika agresi terhadap Republik Islam Iran terulang, serangan yang lebih dahsyat dan lebih luas akan dilancarkan terhadap 'bank sasaran' yang telah ditentukan di kawasan."

Dalam kaitan ini, IRGC dalam sebuah pernyataan resmi menegaskan bahwa rezim AS yang suka perang pada dini hari Rabu (10/6), dengan dalih-dalih receh, menyerang sejumlah titik di Jask, Sirik, dan Qeshm di selatan Iran. Akibatnya, satu menara telekomunikasi di Sirik mengalami kerusakan, dan dua tangki air di wilayah "Bamani" dari kota tersebut hancur. Sebagai respons atas aksi jahat musuh ini, para pejuang angkatan laut IRGC menyerang armada kelima angkatan laut AS di Bahrain menggunakan pesawat nirawak (drone).

IRGC juga dalam pernyataan terpisah mengumumkan bahwa karena tindak jahat musuh yang berkelanjutan untuk melengkapi operasi pembalasan, para pejuang angkatan udara IRGC menggunakan rudal jarak jauh berbahan bakar padat untuk menghantam dan menghancurkan empat sasaran penting, termasuk hangar pesawat tempur F-35 di pangkalan udara serta pusat komando dan kontrol "tentara AS pembunuh anak" di Al-Azraq, Yordania.

Di sisi lain, sebagai kelanjutan dari operasi melawan tindak jahat dan gangguan "tentara teroris" AS terhadap penduduk di selatan Iran, pada dini hari Rabu (10/6), Artesh Republik Islam Iran dalam sebuah aksi balasan melancarkan gelombang serangan drone ke pangkalan-pangkalan AS dan sistem radar armada kelima Amerika Serikat di Bahrain.(Sail)