Salehi Amiri: Masa Depan Kerajinan Tangan Iran Berorientasi Identitas, Kreatif, Berorientasi Ekspor, dan Global
-
Kerajinan Tangan Iran
Pars Today - Menteri Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan Republik Islam Iran, dalam pesannya pada kesempatan Hari Kerajinan Tangan Sedunia dan Hari Permadani Nasional, menyatakan bahwa kerajinan tangan dan permadani Iran adalah bahasa identitas Iran dan narasi hidup dari sejarah, budaya, dan peradaban negeri ini. Ia juga menekankan peran bidang ini dalam memperkuat ekonomi kreatif, diplomasi budaya, dan pembangunan berkelanjutan.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Sayyid Reza Salehi Amiri, Menteri Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan Republik Islam Iran, mengatakan: "Kerajinan tangan Iran dapat menjadi salah satu bahasa paling kredibel Iran di dunia; bahasa yang berbicara tentang perlawanan, tetapi tidak menciptakan kekerasan; membela identitas, tetapi mengundang dialog; dan datang dari sejarah, tetapi membangun masa depan."
Ia menilai Hari Kerajinan Tangan Sedunia dan Hari Permadani Nasional sebagai kesempatan untuk membaca ulang salah satu realitas terdalam Iran, dan menegaskan: "Iran adalah tanah keteguhan dan kehalusan; negeri di mana rakyatnya tangguh dan juga kreatif; mereka berdiri teguh menghadapi kesulitan, dan dari penderitaan, mereka menciptakan keindahan, makna, dan harapan."
Salehi Amiri menambahkan: "Karya-karya ini adalah bahasa identitas Iran. Dalam setiap simpul permadani, setiap motif tembikar, setiap helai dan anyaman gelim (karpet kasar), dan setiap karya ukir logam, ukir kayu, khatam (tatahan), kaca, kayu, dan anyaman tangan, narasi hidup suatu bangsa mengalir; bangsa yang melestarikan sejarahnya tidak hanya dalam buku, tetapi dengan tangan-tangan senimannya sendiri."
Menteri Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan Republik Islam Iran, merujuk pada situasi Iran saat ini dan perlunya memperkuat modal budaya dan sosial, menegaskan: "Hari ini, ketika Iran yang tercinta mengalami hari-hari di era pasca-perang dan di bawah bayang-bayang ancaman eksternal, kerajinan tangan telah menemukan makna melampaui seni, dan menunjukkan bahwa bangsa Iran adalah bangsa keindahan, kreativitas, dialog, dan budaya."
Ia menambahkan: "Tangan yang sama yang melindungi tanah air, dapat menciptakan motif, membangun pasar, memberdayakan sebuah keluarga, dan menyampaikan pesan perdamaian, budaya, dan peradaban Iran ke dunia."
Salehi Amiri mengatakan: "Saat ini, lebih dari 623.000 pelaku kerajinan tangan aktif di Iran, dalam 18 kelompok cabang dan 299 disiplin yang disetujui, adalah pembawa hidup budaya, ekonomi kreatif, dan identitas nasional Iran; sebuah masyarakat besar yang sebagian besar terdiri dari wanita-wanita Iran yang artistik dan tangguh." (MF)