Iran dan Oman Atur Ulang Lalu Lintas Selat Hormuz—Mediasi Qatar Ikut Terlibat
-
Esmail Baghaei, jubir Kemenlu Iran
Pars Today - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, dalam merinci kunjungan Araghchi ke Muskat, mengatakan: Pembicaraan antara pejabat Iran dan Oman bertujuan untuk koordinasi antara dua negara pantai Selat Hormuz mengenai pengaturan pengelolaan lalu lintas dan pelayaran di selat tersebut, dan kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan di tingkat politik dan teknis-hukum guna mencapai pemahaman bersama terkait dengan menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Esmaeil Baghaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada hari Minggu (12/7) menjawab pertanyaan para wartawan tentang negosiasi Iran-Oman, mengatakan: Pembicaraan antara para menteri luar negeri Iran dan Oman bertujuan untuk koordinasi antara dua negara pantai Selat Hormuz mengenai pengaturan pengelolaan lalu lintas dan pelayaran di selat tersebut, yang berlangsung pada hari Sabtu di Muskat .
Juru Bicara diplomasi Iran, dengan merujuk bahwa dalam pembicaraan ini delegasi hukum dan teknis Iran dan Oman juga hadir, mengatakan: Kedua pihak bertukar pandangan mengenai menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz, dengan memperhatikan hak-hak kedaulatan kedua negara pantai dan hukum internasional yang berlaku, serta dengan memperhatikan ketentuan Pasal 5 nota kesepahaman Islamabad .
Baghaei menambahkan: Republik Islam Iran menekankan bahwa pengaturan pengelolaan lalu lintas di Selat Hormuz di masa depan harus dilakukan melalui konsultasi antara dua negara pantai, Iran dan Oman, dan dengan mempertimbangkan perkembangan beberapa bulan terakhir, terutama perang paksaan Amerika-rezim Zionis dan konsekuensi keamanannya terhadap pelayaran di Selat Hormuz .
Ia juga mengumumkan kesepakatan Oman dan Iran untuk melanjutkan pembicaraan di tingkat politik dan teknis-hukum guna mencapai pemahaman bersama terkait dengan menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz .
Baghaei mengatakan: Perlu dicatat bahwa dalam sebagian pembicaraan ini, delegasi dari pemerintah Qatar juga hadir, sebagai salah satu negara kawasan yang dalam beberapa bulan terakhir juga berperan sebagai mediator dalam negosiasi AS-Iran . (MF)