Taeb: Iran Kelola Selat Hormuz; AS Gagal Lagi di Tengah Popularitas Revolusi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i194860-taeb_iran_kelola_selat_hormuz_as_gagal_lagi_di_tengah_popularitas_revolusi
ParsToday - Kepala Organisasi Mobilisasi Mustadh'afin (Basij) Iran mengatakan: Amerika ingin mengacaukan aturan popularitas Revolusi di kawasan ini dengan perang baru di Selat Hormuz, tetapi sekali lagi mereka kalah dari Iran yang mereka katakan tidak memiliki angkatan laut maupun angkatan udara.
(last modified 2026-08-13T13:35:33+00:00 )
Aug 13, 2026 20:13 Asia/Jakarta
  • Taeb: Iran Kelola Selat Hormuz; AS Gagal Lagi di Tengah Popularitas Revolusi

ParsToday - Kepala Organisasi Mobilisasi Mustadh'afin (Basij) Iran mengatakan: Amerika ingin mengacaukan aturan popularitas Revolusi di kawasan ini dengan perang baru di Selat Hormuz, tetapi sekali lagi mereka kalah dari Iran yang mereka katakan tidak memiliki angkatan laut maupun angkatan udara.

Menurut laporan ParsToday yang dikutip dari Kantor Berita IRIB, Hujjatul-Islam wal-Muslimin Hossein Taeb, Kepala Organisasi Mobilisasi Mustadh'afin, Kamis (13/8) pagi dalam pertemuan dengan Ayatullah Sayid Ahmad Khatami, anggota Majelis Ahli Kepemimpinan (Majlis-e Khobregan) dan Imam Jumat sementara Tehran, menyatakan: Dalam upacara pemakaman megah Pemimpin Syahid di Irak, dengan kehadiran luas rakyat Irak, kekuatan regional Iran ditampilkan.

 

Ia menambahkan: Amerika menyaksikan kekuatan Revolusi Islam dalam upacara pemakaman ini dan rakyat Irak juga menyatakan bahwa mereka tidak menyangka akan hadir sebanyak ini dalam upacara tersebut.

 

Kepala Organisasi Basij Iran mengatakan: Musuh-musuh menyadari bahwa popularitas seseorang di antara bangsanya dan bangsa-bangsa di kawasan ini tidak dapat mereka hitung dengan aturan apa pun, dan popularitas ini telah ditampilkan dengan baik untuk dunia.

 

Ia menyatakan: Untuk mengacaukan aturan-aturan ini, mereka kembali melancarkan perang lain di Selat Hormuz dan berupaya melakukan agresi baru, tetapi berkat Tuhan, Amerika yang menyatakan bahwa Iran tidak memiliki angkatan udara maupun angkatan laut, sekali lagi mengalami kekalahan.

 

Taeb mengatakan: Hari ini Anda melihat bahwa Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan dan kendali Republik Islam, dan Iran melanjutkan jalurnya dalam keamanan penuh. (MF)