Markas Khatam al-Anbiya: Tak Ada Kapal Tanpa Izin Iran di Selat Hormuz; Klaim AS Bohong
-
Jubir Markas Besar Khatam al-Anbiya
ParsToday - Juru Bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw) Republik Islam Iran mengumumkan: Klaim-klaim palsu Amerika tentang lalu lintas normal kapal-kapal di Selat Hormuz, tidak lebih dari kebohongan dan dusta.
Menurut laporan ParsToday yang dikutip dari Kantor Berita IRIB, teks lengkap pernyataan Juru Bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw Republik Islam Iran adalah sebagai berikut:
Klaim-klaim palsu Amerika tentang lalu lintas normal kapal-kapal di Selat Hormuz, yang menunjukkan keputusasaan dan ketidakberdayaan militer negara tersebut, tidak lebih dari kebohongan dan dusta.
Diumumkan bahwa Selat Hormuz, seperti sebelumnya, berada di bawah manajemen penuh dan kendali Republik Islam Iran, dan tidak ada kapal dagang maupun kapal tanker yang memiliki atau akan memiliki kemampuan untuk melintas dengan aman dari selat ini tanpa izin dan pengawasan dari angkatan bersenjata Iran yang perkasa.
Para pemimpin dan militer teroris Amerika, sejak dahulu hingga kini, telah benar-benar menguji keperkasaan dan ketahanan bangsa serta putra-putra pemberani rakyat di angkatan bersenjata Iran yang kuat.
Amerika secara terus-menerus mencari kejahatan dan ketidakamanan di kawasan, dan ancaman-ancaman tanpa dukungan dan tanpa dasar dari negara itu, di hadapan kesiapan menyeluruh dan lebih dari sebelumnya dari para pejuang mulia Islam di angkatan bersenjata, tidak akan menghasilkan apa pun selain ketidakberdayaan dan keputusasaan yang lebih besar bagi mereka.
Angkatan bersenjata yang membanggakan dari Iran Islami, mengawasi seluruh pergerakan musuh-musuh Amerika dan Zionis di kawasan, dan di bawah komando bijaksana dan cerdas dari Panglima Tertinggi Seluruh Angkatan Bersenjata, Yang Mulia Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei - semoga naungannya tetap abadi - tidak akan memiliki dan tidak memiliki keraguan sedikit pun dalam mewujudkan hak-hak bangsa, kedaulatan nasional, dan membela cita-cita Revolusi Islam dan negara tercinta kami Iran, dan akan memberikan respons yang lebih menghancurkan dan lebih keras dari sebelumnya terhadap setiap ancaman, dalam bentuk dan tingkat apa pun. (MF)