Abdollahi: AS Tak Pernah Dengar 'Tidak' dari Negara Manapun Selama 80 Tahun, Kecuali dari Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i196372-abdollahi_as_tak_pernah_dengar_'tidak'_dari_negara_manapun_selama_80_tahun_kecuali_dari_iran
ParsToday - Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw) di hadapan para pengelola perang lunak mengatakan: Kami tidak akan menyerah dan musuh juga tidak akan menang dalam perang lunak.
(last modified 2026-09-06T15:14:09+00:00 )
Sep 06, 2026 22:12 Asia/Jakarta
  • Ali Abdollahi
    Ali Abdollahi

ParsToday - Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw) di hadapan para pengelola perang lunak mengatakan: Kami tidak akan menyerah dan musuh juga tidak akan menang dalam perang lunak.

Menurut laporan ParsToday yang dikutip dari Kantor Berita IRIB, Mayjen. Ali Abdollahi pada hari Minggu (6/9) dalam pertemuan spesialis para pengelola bidang perang lunak, dengan merujuk pada dimensi-dimensi kompleks konspirasi menyeluruh sistem dominasi terhadap Iran, menekankan: Meriwayatkan perang dan melampaui perang keras adalah sebuah seni besar, dan hari ini musuh terlibat dalam perang total kombinasi, lunak, dan kognitif terhadap bangsa dan negara Iran.

 

Ia dengan menjelaskan akar-akar imperialistik dan perhitungan-perhitungan keliru musuh-musuh menambahkan: Amerika selama lebih dari delapan puluh tahun belum pernah mendengar jawaban negatif dari negara mana pun, dan harapan serta asumsi keliru mereka sebelum agresi ke Iran juga adalah menyerahnya bangsa besar Iran; khayalan yang keliru yang tidak akan pernah terwujud.

 

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dengan merujuk pada strategi musuh-musuh Amerika dan Zionis dalam mengkompensasi kekalahan-kekalahan regional dan militer dalam perang dengan Iran dan front perlawanan, menegaskan: "Musuh-musuh Zionis dan Amerika berupaya mengkompensasi kekosongan-kekosongan dan kekalahan-kekalahan strategis mereka dengan perang lunak, kognitif, dan tekanan ekonomi, tetapi dengan karunia Tuhan dan dengan keberanian rakyat Iran serta kebijaksanaan para pejabat, di bidang ini mereka pasti tidak akan berhasil dan akan menambahkan kekalahan lain ke dalam catatan memalukan mereka dalam perang militer melawan Iran."

 

Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw) dengan merujuk pada penciptaan model dari Revolusi Islam di tingkat regional dan global mengatakan: Republik Islam Iran karena keyakinan teguhnya pada nilai-nilai ilahi dan nasional, telah menyajikan model baru perlawanan kepada dunia. Dengan karunia Tuhan, dunia masa depan akan berbeda dengan dunia masa lalu; perbedaan yang akan terwujud demi kepentingan bangsa Iran dan disertai dengan kemunduran pasti kekuatan Amerika. (MF)