Drone Zionis Hantam 4 Mobil di Lebanon, 8 Orang termasuk Anak-Anak Gugur
-
Serangan rezim Zionis ke Lebanon
Pars Today - Sumber berita melaporkan serangan drone Israel di beberapa wilayah Lebanon yang mengakibatkan delapan orang gugur syahid dan puluhan lainnya terluka. Kementerian Kesehatan Lebanon mengkonfirmasi bahwa serangan udara Israel sejak pagi hari menghantam setidaknya empat kendaraan di tiga lokasi terpisah.
Dilansir Pars Today, 14 Mei 2026, serangan-serangan ini juga berdampak pada kota-kota seperti Shaqra, Yater, Kafr Shuba, dan Shebaa Farms, yang dibombardir dengan artileri berat.
Dalam serangan terpisah di Sidon pada Selasa (12/5) malam, tim penyelamat terus berupaya membersihkan puing-puing, sementara jumlah korban gugur syahid akibat agresi tersebut terus bertambah. Dengan perkembangan ini, jumlah total korban tewas sejak awal perang di Lebanon selatan (Maret 2026) kini mencapai 2.882 orang. Kementerian Kesehatan Lebanon memperingatkan bahwa jumlah ini bisa terus meningkat karena banyak korban masih dalam kondisi kritis.
Gencatan senjata hanya mitos belaka. Korban jiwa di Lebanon selatan telah melampaui 2.800 orang dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan. Anak-anak dan petugas medis menjadi korban, sementara masyarakat internasional hanya bisa menonton. Zionis terus menerbangkan drone dan menembakkan artileri. Hukum rimba berlaku dan yang lemah terus menjadi bulan-bulanan.
Minggu lalu, mereka membom kendaraan. Hari ini, mereka mengebom lebih banyak lagi. Sementara para diplomat sibuk menyusun resolusi, peti mati terus berdatangan. Hukum internasional dipajang seperti hiasan dinding, indah dipandang, tapi tak pernah diindahkan. Dunia bisa berpaling. Namun bagi Lebanon, kematian tidak sedang libur.(Sail)