Eropa Klaim Peduli HAM, Tapi Sanksi kelompok Perlawanan Palestina, Yaman: Itu Kemunafikan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i190746-eropa_klaim_peduli_ham_tapi_sanksi_kelompok_perlawanan_palestina_yaman_itu_kemunafikan
Pars Today - Kementerian Luar Negeri Yaman mengutuk keras langkah Uni Eropa yang meningkatkan sanksi terhadap gerakan Hamas dan Jihad Islam, menyebutnya sebagai bukti ketundukan Eropa pada Zionisme global.
(last modified 2026-06-01T07:18:48+00:00 )
Jun 01, 2026 14:17 Asia/Jakarta
  • Kementerian Luar Negeri Yaman
    Kementerian Luar Negeri Yaman

Pars Today - Kementerian Luar Negeri Yaman mengutuk keras langkah Uni Eropa yang meningkatkan sanksi terhadap gerakan Hamas dan Jihad Islam, menyebutnya sebagai bukti ketundukan Eropa pada Zionisme global.

Dilansir IRNA, 1 Juni 2026, dalam sebuah pernyataan, Kemenlu Yaman mengecam tindakan UE yang dianggapnya kontradiktif dengan beberapa sikap positif negara-negara Eropa seperti Spanyol yang mengutuk genosida di Gaza.

Pernyataan itu juga mencatat kontradiksi lain: sanksi ini bertentangan dengan demonstrasi publik di beberapa negara Eropa dan partisipasi aktivis mereka dalam Armada Global Sumud untuk memecahkan blokade Gaza.

Yaman menegaskan bahwa keputian UE ini mengungkap ketundukan pada Zionisme global dan dominasinya atas sejumlah negara Eropa. Ia menyerukan agar rakyat Eropa waspada dan mendesak pemerintah mereka untuk bertanggung jawab atas kebijakan bermusuhan ini.

Langkah negatif ini terjadi di tengah berlanjutnya kejahatan genosida di Gaza. Yaman mengutip deklarasi kriminal Netanyahu untuk menduduki 70 persen Jalur Gaza, dan memperketat blokade bantuan.

Kemenlu Yaman juga merujuk pada kejahatan di Tepi Barat, penghancuran rumah dan kebun, pembangunan pemukiman baru, penangkapan setiap hari, serta eskalasi agresi Israel ke Lebanon.

Yaman kembali menegaskan dukungan teguhnya kepada rakyat Palestina, Hamas, Jihad Islam, dan semua faksi perlawanan. Ia menyatakan bahwa langkah-langkah seperti itu tidak akan melemahkan tekad rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah.

Yaman dengan tegas menolak sanksi UE. Sementara Eropa mengklaim mendukung hak asasi manusia, kebijakan mereka terhadap kelompok perlawanan Palestina menunjukkan kemunafikan yang nyata. Yaman berdiri teguh di pihak perlawanan, apa pun risikonya.(Sail)