Irak Beri Penghormatan Maksimal untuk Imam Syahid; Proyek AS Melawan Perlawanan Gagal Total
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i192892-irak_beri_penghormatan_maksimal_untuk_imam_syahid_proyek_as_melawan_perlawanan_gagal_total
Pars Today - Seorang Pakar Irak menyatakan: Kehadiran massa dalam upacara perpisahan dengan Imam Syahid di Irak membuktikan kegagalan proyek Amerika.
(last modified 2026-07-09T12:01:59+00:00 )
Jul 09, 2026 18:59 Asia/Jakarta
  • Irak Sambut Pemimpin Syahid dengan Lautan Manusia—AS Gagal Pisahkan Irak dari Poros Perlawanan
    Irak Sambut Pemimpin Syahid dengan Lautan Manusia—AS Gagal Pisahkan Irak dari Poros Perlawanan

Pars Today - Seorang Pakar Irak menyatakan: Kehadiran massa dalam upacara perpisahan dengan Imam Syahid di Irak membuktikan kegagalan proyek Amerika.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita Tasnim, sebagai kelanjutan dari reaksi-reaksi terhadap pemandangan-pemandangan megah dan tak tertandingi dari upacara perpisahan dengan Pemimpin Syahid Revolusi di Najaf dan Karbala al-Mu'alla, Falih al-Majidi, seorang analis politik Irak, menyatakan bahwa perkumpulan besar ini menunjukkan kegagalan praktis dari proyek Amerika yang berupaya mengisolasi Irak dan memisahkan Irak serta poros perlawanan dari Iran.

 

Al-Majidi menambahkan: Partisipasi resmi dan tingkat tinggi pemerintah Irak dengan hadirnya para pemimpin Kerangka Kerja Koordinasi dalam upacara penyambutan jenazah Syahid Imam Khamenei dan perpisahan dengannya, secara pasti membuktikan kegagalan tekanan-tekanan AS untuk memisahkan Iran dan Irak.

 

Pakar Irak ini menegaskan bahwa hal ini juga menunjukkan keseimbangan kekuatan di lapangan dan menegaskan bahwa Baghdad telah memutuskan untuk tetap berada di jantung persamaan poros perlawanan, dan upaya-upaya untuk memisahkan Irak dan poros perlawanan dari Iran pasti akan gagal.

 

Sheikh Muhammad al-Sa'idi, salah satu tokoh agama di Karbala, juga menyatakan: Kehadiran massa yang sangat besar ini dari seluruh komponen poros perlawanan dan berbagai negara di dunia dalam upacara perpisahan dengan Pemimpin Syahid Umat, adalah pesan yang jelas dan langsung yang menegaskan ketahanan dan kesiapan perlawanan serta kegagalan semua konspirasi kekuatan-kekuatan imperialis.

 

Ia menekankan bahwa kehadiran luas rakyat dalam upacara besar ini menunjukkan kemenangan nyata darah para pemimpin dan komandan atas pedang, dan merupakan penegasan bahwa pembunuhan para pemimpin dan komandan tidak akan pernah mengakhiri perlawanan, tetapi justru memperkuatnya sebagai pendekatan populer dan global yang melampaui batas-batas, dan akan terus melawan proyek-proyek Amerika-Zionis sampai pembebasan penuh kawasan. (MF)