Israel Investasikan 50 Juta Dolar dalam Kampanye AI Ciptakan Narasi Anti-Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i193406-israel_investasikan_50_juta_dolar_dalam_kampanye_ai_ciptakan_narasi_anti_iran
Pars Today - Surat kabar Wall Street Journal dalam sebuah laporan investigasi mengungkap investasi sekitar 50 juta dolar AS oleh pemerintah Israel dalam kampanye media besar-besaran berbasis kecerdasan buatan untuk memengaruhi opini publik Amerika mengenai kesepakatan dan negosiasi dengan Iran.
(last modified 2026-07-19T13:45:34+00:00 )
Jul 19, 2026 20:43 Asia/Jakarta
  • Netanyahu
    Netanyahu

Pars Today - Surat kabar Wall Street Journal dalam sebuah laporan investigasi mengungkap investasi sekitar 50 juta dolar AS oleh pemerintah Israel dalam kampanye media besar-besaran berbasis kecerdasan buatan untuk memengaruhi opini publik Amerika mengenai kesepakatan dan negosiasi dengan Iran.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, surat kabar Wall Street Journal dalam sebuah laporan investigasi mengungkap investasi sekitar 50 juta dolar AS oleh Israel dalam kampanye media besar-besaran dan berbasis kecerdasan buatan untuk memengaruhi opini publik Amerika tentang kesepakatan dan negosiasi dengan Iran .

 

Laporan ini menunjukkan bahwa rezim Zionis telah mengeluarkan lebih dari 45 juta dolar AS dalam bentuk kontrak dengan Brad Parscale, mantan konsultan dan salah satu sekutu dekat Donald Trump, Presiden AS, untuk mempromosikan narasi-narasi yang diinginkannya di kalangan opini publik Amerika melalui teknologi kecerdasan buatan dan pengiriman pesan singkat massal .

 

Berdasarkan laporan ini, jutaan pesan singkat dengan nama pengirim seperti "Emma" dan "Sarah" atas nama organisasi palsu berjudul "Friends of Peace" dikirimkan kepada warga Amerika, dan dengan cara ini, pertanyaan-pertanyaan terarah diajukan kepada audiens tentang dampak negosiasi antara AS, Israel, dan Iran terhadap keamanan global .

 

Wall Street Journal menilai tindakan ini sebagai bagian dari upaya terorganisasi Israel untuk memengaruhi pandangan opini publik Amerika terhadap negosiasi dengan Iran, dan menulis bahwa operasi ini dilakukan pada saat dukungan opini publik Amerika terhadap kebijakan-kebijakan rezim Zionis dalam beberapa tahun terakhir telah menurun .

 

Surat kabar ini juga melaporkan bahwa rezim Zionis pada tahun lalu telah menggunakan setidaknya enam perusahaan untuk memajukan program-program medianya di AS, dan sekitar 36 orang juga terdaftar sebagai perwakilan asing rezim ini di Amerika Serikat .

 

Berdasarkan laporan ini, Gideon Sa'ar, Menteri Luar Negeri rezim Zionis, juga pada akhir tahun lalu menyatakan bahwa Israel telah mengalokasikan lebih dari 700 juta dolar AS untuk tahun 2026 guna mengembangkan program-program yang disebut "pembentukan persepsi" global dan meningkatkan citra rezim ini di opini publik dunia .

 

Wall Street Journal selanjutnya, dengan merujuk pada meningkatnya kritik terhadap kejahatan rezim Zionis dalam perang Gaza, menulis bahwa Tel Aviv, selain dukungan finansial kepada beberapa media konservatif, juga beralih ke penggunaan alat-alat baru berbasis kecerdasan buatan untuk mengelola opini publik .

 

Catatan penerjemah: Laporan ini juga menyebutkan bahwa kampanye tersebut melibatkan kontrak bulanan senilai 1,5 juta dolar AS dengan perusahaan digital Clock Tower X  yang dipimpin oleh Brad Parscale, dengan target menghasilkan 100 konten orisinal per bulan dan mencapai lebih dari 50 juta tayangan . Program ini bertujuan untuk membentuk opini publik yang pro-Israel di kalangan konservatif muda Amerika, terutama di platform seperti TikTok, Instagram, dan podcast . (MF)