"Sel Nomor 14" Memoar Penjara Pemimpin Syahid Iran Diserbu di Festival Buku Kashmir
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i193822-sel_nomor_14_memoar_penjara_pemimpin_syahid_iran_diserbu_di_festival_buku_kashmir
Pars Today - Buku "Sel Nomor 14" memoar penjara Pemimpin Syahid Iran mendapat sambutan luas dari para pengunjung di Festival Buku Kashmir.
(last modified 2026-07-26T12:49:00+00:00 )
Jul 26, 2026 19:46 Asia/Jakarta
  • Buku Sel No 14, memoar penjara Syahid Ayatullah Khamenei
    Buku Sel No 14, memoar penjara Syahid Ayatullah Khamenei

Pars Today - Buku "Sel Nomor 14" memoar penjara Pemimpin Syahid Iran mendapat sambutan luas dari para pengunjung di Festival Buku Kashmir.

Menurut laporan Pars Today, surat kabar The Hindu dalam artikel hari Minggunya menulis: Di stan yang didirikan oleh Pusat Pemikiran Motahhari di Pusat Konferensi Internasional Kota Kashmir (SKICC), para pembeli begitu berdesakan seolah-olah mereka saling bersaing; stan ini memiliki 20.000 pengunjung setiap hari.

 

Meja di depan stan dipenuhi dengan tumpukan buku-buku yang ditulis oleh Ayatullah Ruhullah Khomeini, pendiri Revolusi Islam, dan Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam.

 

Salah satu penjual di stan ini mengatakan: "Buku harian penjara Pemimpin Revolusi, 'Sel Nomor 14', telah memicu banyak reaksi. Kami menjual puluhan eksemplar setiap hari. Bahkan ada pembeli dari Lembah Chenab di Jammu dan Kashmir yang membeli 60 eksemplar buku ini."

 

Rashid Ahmad, seorang mahasiswa Universitas Kashmir (KU), mengatakan: "Buku 'Sel Nomor 14' adalah biografi Syahid Khamenei. Buku ini memberikan gambaran sekilas tentang apa yang dialami para revolusioner Iran selama era rezim Shah. Buku ini memberikan latar belakang untuk memahami pemerintahan Iran dan tekadnya."

 

Daya tarik sastra Iran tidak terbatas pada pembaca Syiah di Kashmir, tetapi orang-orang Sunni juga datang ke stan dan menunjukkan minat pada tulisan-tulisan mereka.

 

Faiz Khan, seorang mahasiswa ilmu politik, mengatakan: "Membaca sastra Iran, terutama para penulis yang membentuk Iran modern, sangat penting untuk mengetahui bagaimana negara ini menggabungkan demokrasi dan agama."

 

Penjual lain mengatakan bahwa beberapa politisi dan birokrat lokal juga telah membeli biografi dan buku-buku yang ditulis oleh para pemimpin Iran dari stan tersebut. (MF)