Konflik AS-Iran Picu Krisis Energi: Qatar Tahan Pengiriman Gas ke Italia
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i195792-konflik_as_iran_picu_krisis_energi_qatar_tahan_pengiriman_gas_ke_italia
Pars Today - Perusahaan energi Qatar, QatarEnergy, telah memperpanjang penangguhan pengiriman gas alam cair (LNG) ke perusahaan Italia, Edison, hingga awal November 2026. Ini merupakan perpanjangan dari penghentian yang dimulai pada bulan April 2026.
(last modified 2026-08-29T04:01:40+00:00 )
Aug 29, 2026 10:53 Asia/Jakarta
  • QatarEnergy
    QatarEnergy

Pars Today - Perusahaan energi Qatar, QatarEnergy, telah memperpanjang penangguhan pengiriman gas alam cair (LNG) ke perusahaan Italia, Edison, hingga awal November 2026. Ini merupakan perpanjangan dari penghentian yang dimulai pada bulan April 2026.

Melaporkan IRNA dari Reuters, Sabtu, 29 Agustus 2026, QatarEnergy telah memberi tahu Edison bahwa periode penangguhan pengiriman LNG ke perusahaan tersebut telah diperpanjang hingga awal November (Aban). Sumber-sumber yang mengetahui masalah ini mengonfirmasi bahwa Edison menerima pemberitahuan baru dari Qatar pada hari Kamis (27/8).

Berdasarkan pesan yang dipublikasikan Edison di sistem pasar gas Italia (GME), QatarEnergy tidak akan dapat mengirimkan lima kargo LNG yang dijadwalkan dikirim dari akhir September hingga awal November. Dengan pembatalan ini, total kargo LNG yang dibatalkan untuk Edison sejak penghentian ekspor QatarEnergy ke perusahaan pada bulan April mencapai 29 kargo.

QatarEnergy telah menghentikan pengiriman gas ke Edison sejak bulan April, menyusul gangguan yang disebabkan oleh agresi AS dan Iran. Sebagai tanggapan, Edison menyatakan dalam sebuah pernyataan, "Kami akan terus memantau situasi dan akan memberikan pembaruan yang diperlukan seiring tersedianya informasi lebih lanjut."

"QatarEnergy telah memperpanjang penghentian pasokan LNG ke perusahaan Italia, Edison, hingga awal November 2026. Sebanyak 29 kargo LNG telah dibatalkan sejak penghentian dimulai pada April 2026. Penghentian ini disebabkan oleh gangguan regional yang timbul dari agresi AS dan Iran."(Sail)