Tim Robotika Siswa Iran Juara Asia / Presiden Kolombia: Gaza Ibu Kota Perlawanan Dunia
https://parstoday.ir/id/news/world-i179472-tim_robotika_siswa_iran_juara_asia_presiden_kolombia_gaza_ibu_kota_perlawanan_dunia
Pars Today - Tim elite U-17 Republik Islam Iran memenangkan gelar Kejuaraan Asia di Thailand dan naik ke posisi pertama di Asia, mengungguli Tiongkok dan Korea Selatan.
(last modified 2025-11-03T04:57:29+00:00 )
Nov 03, 2025 17:54 Asia/Jakarta
  • Tim robotika siswa Iran
    Tim robotika siswa Iran

Pars Today - Tim elite U-17 Republik Islam Iran memenangkan gelar Kejuaraan Asia di Thailand dan naik ke posisi pertama di Asia, mengungguli Tiongkok dan Korea Selatan.

Menurut laporan IRNA dari Asosiasi Robotika pada hari Minggu (02/11/2025), tim robotika siswa Iran memenangkan dua medali perunggu di Liga Navigasi dan satu emas, empat perak, dan satu perunggu di Liga Kreativitas, yang menjadikannya juara umum tim Asia.

Tim Iran sebelumnya telah memenangkan kejuaraan Asia di Malaysia.

Para siswa dan pelatih tim Iran merayakan kemenangan tersebut pada upacara penutupan kompetisi.

Tim Iran yang beranggotakan sembilan orang akan kembali ke negaranya pada Rabu malam.

Presiden Kolombia: Gaza Ibu Kota Perlawanan Dunia

Pars Today - Presiden Kolombia, dalam pidatonya yang menentang kejahatan rezim Zionis, menganggap rakyat Gaza sebagai "simbol perlawanan global" dan mengatakan, "Saya bermaksud menganugerahkan medali pejuang agung "Simon Bolívar" kepada rakyat Gaza sebagai penghormatan atas pengorbanan mereka."

Menurut Kantor Berita Tasnim, Presiden Kolombia, Gustavo Petro, dalam pidatonya hari Minggu (02/11/2025) yang menentang kejahatan rezim Zionis, menyebut rakyat Gaza sebagai "simbol perlawanan global" dan mengatakan, Saya bermaksud menganugerahkan medali pejuang agung "Simon Bolívar" kepada rakyat Gaza sebagai penghormatan atas pengorbanan mereka.

Mengecam perilaku rezim Zionis, Petro menyatakan, "Rezim Israel menganiaya dan menindas semua orang, dari Kristen hingga Arab. Masyarakat internasional menyaksikan genosida yang nyata ini di Jalur Gaza, meskipun ada upaya untuk menyembunyikan kebenaran."

AS Peringatkan Baghdad Kemungkinan Washington Menyerang Wilayah Dekat Irak

Pars Today - Sebuah media Arab Saudi menulis bahwa hanya dua hari setelah pesan meyakinkan dari Amerika Serikat kepada Irak tentang masa depan hubungan antara kedua negara, pemerintah Baghdad telah mengeluarkan peringatan serius dan berbahaya dari Gedung Putih.

Menurut laporan Al-Alam, koran Asharq Al-Awsat milik Arab Saudi, yang berkantor pusat di London dan Jeddah, mencatat dalam rilisnya bahwa peringatan itu mengindikasikan bahwa Washington bermaksud melancarkan operasi di wilayah dekat Irak dalam beberapa hari mendatang, sehingga kelompok perlawanan Irak tidak boleh mengambil tindakan apa pun sebagai tanggapan.

Sumber berita mengatakan bahwa Gedung Putih telah memperingatkan pemerintah Irak dengan tegas tentang pergerakan kelompok bersenjata negara itu dan untuk menunjukkan reaksi apa pun terhadap kemungkinan tindakan Washington dalam beberapa hari mendatang di wilayah dekat Irak.

Asharq Al-Awsat menggambarkan peringatan itu sebagai peringatan keras dan mencatat bahwa peringatan itu diberikan oleh Menteri Perang AS Pete Hegsett dalam panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan Irak Thabit Al-Abbasi.

Media ini menambahkan, Hanya dua hari setelah Washington mengirimkan pesan dukungan kepada Baghdad mengenai masa depan hubungan kedua negara, pemerintah Irak juga telah menerima peringatan berbahaya dari Gedung Putih terkait kelompok bersenjata.

Peringatan itu muncul di tengah persiapan Irak untuk menyelenggarakan pemilihan umum legislatif pada 11 November, pemilihan umum legislatif keenam sejak 2003.

Media Saudi ini menulis tentang detail peringatan tersebut, Menteri Pertahanan Irak Thabit Al-Abbasi mengungkapkan dalam sebuah wawancara televisi bahwa peringatan keras itu disampaikan kepadanya oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegsett melalui panggilan telepon.

Abbasi mengatakan bahwa Menteri Pertahanan AS, melalui kuasa usaha Kedutaan Besar AS di Baghdad, telah memberitahunya tentang operasi militer yang akan segera terjadi di wilayah tersebut dan memperingatkan tentang keterlibatan kelompok-kelompok Irak dalam operasi itu, tetapi tidak memberikan detail lebih lanjut.

Menteri Pertahanan Irak menambahkan bahwa percakapan tersebut juga membahas kerja sama pesawat nirawak, memorandum keamanan dan intelijen, serta kontrak penjualan helikopter Bell ke Irak.(sl)