Araqchi: PBB Harus Menyerahkan Pelaku Agresi terhadap Iran kepada Keadilan / Berakhirnya Penutupan Terpanjang Pemerintahan AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i180240-araqchi_pbb_harus_menyerahkan_pelaku_agresi_terhadap_iran_kepada_keadilan_berakhirnya_penutupan_terpanjang_pemerintahan_as
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araqchi, dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB menulis bahwa organisasi tersebut harus menyerahkan Amerika Serikat dan Israel kepada keadilan atas tindakan agresi terhadap Iran.
(last modified 2025-11-30T07:49:40+00:00 )
Nov 13, 2025 15:45 Asia/Jakarta
  • Araqchi: PBB Harus Menyerahkan Pelaku Agresi terhadap Iran kepada Keadilan / Berakhirnya Penutupan Terpanjang Pemerintahan AS

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araqchi, dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB menulis bahwa organisasi tersebut harus menyerahkan Amerika Serikat dan Israel kepada keadilan atas tindakan agresi terhadap Iran.

Tehran, Parstoday- Seyed Abbas Araqchi, Menteri Luar Negeri Iran, dalam suratnya kepada Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal PBB, dan Ketua Dewan Keamanan, terkait pengakuan Presiden Amerika Serikat tentang pengendalian tindakan agresif rezim Zionis terhadap Iran, menegaskan:“Sekretaris Jenderal dan Dewan Keamanan PBB, sesuai tanggung jawab mereka dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan akuntabilitas Amerika Serikat, rezim Israel, dan para pelaku kejahatan ini, serta menyerahkan mereka kepada keadilan.”

Berakhirnya Penutupan Terpanjang Pemerintahan Amerika Serikat

Pada hari ke-43 penutupan pemerintahan federal, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat pada Rabu malam waktu setempat menyetujui sebuah rancangan anggaran dengan 222 suara setuju berbanding 209 suara menolak. RUU ini akan mengakhiri penutupan terpanjang dalam sejarah pemerintahan AS dan telah dikirimkan ke kantor Presiden Donald Trump untuk ditandatangani.

Venezuela: Kami Siap Menghadapi Setiap Ancaman

Vladimir Padrino López, Menteri Pertahanan Venezuela, dalam latihan pertahanan udara negara tersebut menyatakan bahwa Venezuela siap menghadapi segala bentuk ancaman. Sejak Selasa, Venezuela telah memulai latihan militer besar-besaran dengan tujuan melindungi wilayah udara dari kemungkinan agresi asing. Militer, pasukan rakyat, dan kepolisian turut ambil bagian dalam latihan ini. Manuver tersebut digelar di tengah meningkatnya ketegangan antara Caracas dan Washington dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan laporan, sejak dimulainya operasi Amerika Serikat di Laut Karibia, sedikitnya 75 orang telah tewas dalam 19 serangan udara di kawasan tersebut.

Penurunan Signifikan Kepuasan Publik Amerika terhadap Kinerja Trump

Hasil survei terbaru Associated Press–NORC di Amerika Serikat menunjukkan tingkat kepuasan terhadap cara Donald Trump mengelola pemerintahan mengalami penurunan signifikan. Sebagian besar ketidakpuasan yang meningkat ini berasal dari kalangan Partai Republik. Survei tersebut mencatat bahwa hanya 33 persen warga Amerika menyetujui cara Trump menjalankan pemerintahannya.

Presiden Serbia: Eropa Sedang Bersiap untuk Perang dengan Rusia

Aleksandar Vučić, Presiden Serbia, menanggapi pernyataan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Prancis, Fabien Mandon, yang menyatakan bahwa militer Prancis harus siap menghadapi Rusia dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Vučić menyatakan bahwa berdasarkan analisis terhadap realitas yang ada, semakin terlihat bahwa kemungkinan terjadinya perang antara Eropa dan Rusia semakin meningkat.(PH)