Menlu Mesir: Israel Harus Keluar dari Selatan Lebanon / Pemerintahan Transisi Guinea-Bissau Dipimpin Seorang Jenderal
https://parstoday.ir/id/news/world-i181210-menlu_mesir_israel_harus_keluar_dari_selatan_lebanon_pemerintahan_transisi_guinea_bissau_dipimpin_seorang_jenderal
Pars Today - Jenderal Horta Inta ditunjuk sebagai Kepala Pemerintahan Transisi Guinea-Bissau setelah Presiden Umaro Sissoco Embaló digulingkan.
(last modified 2026-03-12T18:21:04+00:00 )
Nov 28, 2025 14:30 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty
    Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty

Pars Today - Jenderal Horta Inta ditunjuk sebagai Kepala Pemerintahan Transisi Guinea-Bissau setelah Presiden Umaro Sissoco Embaló digulingkan.

Menurut laporan Pars Today, militer Guinea-Bissau mengumumkan bahwa Jenderal Horta Inta mulai Kamis (27/11/2025) memegang tanggung jawab kepemimpinan transisi negara ini, sehari setelah militer mengambil alih kekuasaan. Kudeta terjadi setelah pengumuman hasil awal pemilu presiden, di mana Embaló mengklaim memperoleh 65 persen suara.

Presiden yang Digulingkan Melarikan Diri ke Senegal

Pemerintah Senegal mengonfirmasi bahwa Umaro Sissoco Embaló telah tiba di negara itu setelah intervensi para pemimpin regional. Guinea-Bissau adalah negara di Afrika Barat yang terletak di pesisir Samudra Atlantik.

Sudan: Opsi Negosiasi Ada di Meja, Tidak Ada Dikte dari Luar

Menteri Luar Negeri Sudan Muhi Al-Din Salem menegaskan bahwa Khartoum tidak akan menerima solusi yang dipaksakan dari luar.

Ia menyatakan bahwa Sudan mengikuti berbagai inisiatif internasional untuk menghentikan perang, tapi menekankan bahwa negosiasi harus dilakukan tanpa adanya paksaan.

Utusan khusus Amerika Serikat untuk Afrika, Massad Boulos menyebut kedua pihak yang bertikai belum menyetujui rencana gencatan senjata dan mendesak mereka menerima proposal Washington tanpa prasyarat.

Konflik bersenjata di Sudan dimulai sejak 15 April 2023 antara tentara Sudan yang dipimpin Abdul Fattah Al-Burhan dan Pasukan Dukungan Cepat yang dipimpin Mohamed Hamdan Dagalo, dan hingga kini mediasi internasional belum berhasil mengakhiri perang.

Mesir: Israel Harus Keluar dari Selatan Lebanon

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dalam kunjungannya ke Lebanon menekankan pentingnya pelaksanaan Resolusi 1701, penarikan pasukan Israel dari selatan Lebanon, serta penghormatan terhadap kedaulatan Lebanon.

Setelah bertemu dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri di Ain Al-Tineh, Beirut, Abdelatty menegaskan, “Kami menekankan perlunya Israel keluar dari selatan Lebanon dan pelaksanaan penuh Resolusi 1701.”

Tunisia: Ketegangan Hubungan dengan Uni Eropa

Presiden Tunisia Kais Saied memanggil Giuseppe Perrone, perwakilan Uni Eropa, untuk menyampaikan protes keras atas pertemuannya dengan Noureddine Taboubi, Ketua Serikat Pekerja Tunisia (UGTT).

Saied menilai tindakan tersebut melanggar protokol diplomatik dan dilakukan di luar saluran resmi. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara pemerintah Tunisia dan UGTT, serta menunjukkan memburuknya hubungan Tunisia dengan mitra internasional terkait cara pemerintah berinteraksi dengan masyarakat sipil dan kelompok oposisi.(sl)