Krisis Biaya Hidup di AS, Ancaman Serius bagi Masa Depan Politik Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i182700-krisis_biaya_hidup_di_as_ancaman_serius_bagi_masa_depan_politik_trump
Pars Today - Kantor Berita Reuters menulis dalam sebuah laporan, “Inflasi yang terus-menerus, harga pangan yang tinggi, dan kerawanan pangan di negara bagian Michigan memberikan tekanan pada kehidupan beberapa pendukung utama Donald Trump, dan situasi ini dapat mengubah persamaan elektoral Partai Republik dan Demokrat di negara bagian kunci ini.
(last modified 2025-12-21T12:02:28+00:00 )
Des 21, 2025 19:00 Asia/Jakarta
  • Biaya hidup yang semakin mahal di AS
    Biaya hidup yang semakin mahal di AS

Pars Today - Kantor Berita Reuters menulis dalam sebuah laporan, “Inflasi yang terus-menerus, harga pangan yang tinggi, dan kerawanan pangan di negara bagian Michigan memberikan tekanan pada kehidupan beberapa pendukung utama Donald Trump, dan situasi ini dapat mengubah persamaan elektoral Partai Republik dan Demokrat di negara bagian kunci ini.

Dalam sebuah artikel, sambil meneliti situasi ekonomi beberapa pendukung Presiden Donald Trump di negara bagian Michigan, Reuters menulis, “Inflasi, tekanan biaya hidup, dan kerawanan pangan menguji loyalitas para pemilih yang memainkan peran penting dalam kemenangan Trump. Terutama di daerah pedesaan, yang merupakan pilar utama basis pemilihnya.”

Menurut Reuters, jika kondisi ekonomi tidak membaik, konsekuensi politiknya dapat melampaui kota kecil dan memengaruhi keseimbangan elektoral di tingkat negara bagian dan nasional.

Laporan Reuters dimulai di kota Capac di St. Clair County, di mana puluhan mobil menunggu berjam-jam di pusat distribusi makanan untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok, seperti selada dan apel, yang harganya tetap tinggi.

Laporan itu menjelaskan bahwa Trump memenangkan pemilihan 2024 berkat dukungan dari daerah pedesaan Michigan dan berjanji untuk mengatasi krisis biaya hidup, tetapi sekarang inflasi yang terus berlanjut menguji kesabaran para pemilih. Ini merupakan ancaman elektoral bagi Partai Republik dan peluang potensial bagi Partai Demokrat.

Menurut Reuters, harga buah dan sayuran telah meningkat 9,4 persen. Secara nasional, barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti daging, kopi, dan jus jeruk juga mengalami kenaikan. Selain itu, tekanan dari investasi teknologi yang besar telah menyebabkan kenaikan harga listrik yang signifikan.

Reuters mewawancarai 19 pemilih pendukung Trump di St. Clair County, tempat Trump memenangkan 66,5 persen suara. Setengah dari mereka mengatakan mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dasar, termasuk pensiunan, veteran Angkatan Laut, dan orang-orang dengan pendapatan tetap. Seorang pensiunan pekerja industri otomotif mengatakan dia mendapat bantuan dari Bank Makanan untuk keluarganya.

Para ekonom telah memperingatkan bahwa tarif perdagangan Trump akan meningkatkan biaya impor dan membebani konsumen secara finansial. Laporan tersebut juga membahas pendekatan kampanye Partai Demokrat, mencatat bahwa mereka bermaksud menjadikan kenaikan harga sebagai isu utama dalam pemilihan.

Reuters akhirnya menulis, merujuk pada jajak pendapat baru-baru ini, popularitas Trump dalam isu biaya hidup telah menurun, dan sekarang hanya 27 persen pemilih yang menyetujui kinerjanya dalam mengendalikan pengeluaran.(sl)