Iran: Resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB Bersifat Politis / Tiongkok: Masalah Iran Urusan Internal
https://parstoday.ir/id/news/world-i184532-iran_resolusi_dewan_hak_asasi_manusia_pbb_bersifat_politis_tiongkok_masalah_iran_urusan_internal
Perwakilan Tetap Republik Islam Iran untuk Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa mengeluarkan pernyataan yang menyebut resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB tentang Iran sebagai resolusi politik dan tidak dapat diterima.
(last modified 2026-02-08T09:53:30+00:00 )
Jan 24, 2026 17:33 Asia/Jakarta
  • Iran: Resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB Bersifat Politis / Tiongkok: Masalah Iran Urusan Internal

Perwakilan Tetap Republik Islam Iran untuk Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa mengeluarkan pernyataan yang menyebut resolusi Dewan Hak Asasi Manusia PBB tentang Iran sebagai resolusi politik dan tidak dapat diterima.

Misi Iran di Jenewa mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa sesi khusus Dewan Hak Asasi Manusia tentang Iran "sama sekali tidak menunjukkan kepedulian nyata terhadap hak asasi manusia."

Menurut Pars Today, misi Iran di Jenewa menekankan bahwa para inisiator tindakan ini tidak pernah benar-benar peduli terhadap hak-hak rakyat Iran, jika tidak, mereka tidak akan memberlakukan sanksi tidak manusiawi yang secara serius melanggar hak-hak fundamental dan mengabaikan perang agresif rezim Israel, yang disebut sebagai "pekerjaan kotor" dan telah menewaskan serta melukai lebih dari 5.000 warga Iran.

Misi Iran di Jenewa menekankan bahwa Iran memiliki mekanisme akuntabilitas nasional yang kuat, independen, dan efisien, dan oleh karena itu menolak alasan apa pun untuk intervensi eksternal yang dipolitisasi.

 

 

Perwakilan Tiongkok: Masalah Internal Iran Harus Ditentukan oleh Rakyat

Menyusul reaksi terhadap pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia tentang Iran; "Xia Guide", Duta Besar dan Perwakilan Tetap Republik Rakyat Tiongkok untuk Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, sambil menyatakan penentangannya terhadap penyelenggaraan sesi khusus Dewan Hak Asasi Manusia tentang Iran, menyatakan bahwa situasi internal Iran adalah masalah urusan internal negara ini dan harus ditentukan oleh rakyat Iran. Perwakilan Tiongkok menekankan bahwa masyarakat internasional harus menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Iran, mendukung pemerintah dan rakyat Iran dalam mengatasi kesulitan, dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog.

 

PM Kanada: Aliansi Baru Diperlukan untuk Menghadapi Kekuatan Hegemonik

Dari Eropa dan Jenewa, kini beralih ke Amerika Utara; Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan di Forum Ekonomi Dunia di Davos bahwa Kanada berupaya membentuk aliansi baru dengan negara-negara yang sepaham untuk mengelola hubungan kompleksnya dengan pemerintahan Trump.

Ia mengumumkan bahwa Kanada sangat menentang tarif AS apa pun terkait isu Greenland dan menekankan dialog untuk keamanan dan kemakmuran Arktik. Carney mengatakan, tanpa menyebut nama Trump, “Jika kekuatan besar mengabaikan bahkan sekadar penampilan aturan dan nilai-nilai untuk mencapai kekuasaan dan kepentingan mereka sendiri, pencapaian dalam mencari keuntungan akan lebih sulit.”

 

Gerakan Hamas: Kematian Para Jurnalis Palestina Adalah Kejahatan Perang

Dalam perkembangan di Asia Barat; Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dan Mujahidin Palestina mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan udara rezim Israel terhadap kendaraan bantuan di pusat Jalur Gaza dan kematian tiga jurnalis (fotografer) yang sedang menjalankan misi media di kamp-kamp pengungsi, menyebutnya sebagai kejahatan perang yang jelas.

Pernyataan tersebut menyatakan: Penargetan kendaraan bantuan dan kematian tiga jurnalis yang meliput kegiatan kemanusiaan di kamp-kamp pengungsi menunjukkan peningkatan berbahaya dari pelanggaran yang disengaja dan terorganisir terhadap perjanjian gencatan senjata, dan hal itu melanjutkan kebijakan penargetan sistematis terhadap jurnalis dan operasi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.

 

AS menjatuhkan sanksi kepada sembilan kapal dan delapan perusahaan yang terkait dengan Iran

Selanjutnya; Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa mereka telah menjatuhkan sanksi kepada sembilan kapal dan delapan perusahaan yang terkait dengan Iran karena mengangkut "ratusan juta dolar minyak dan produk petroleum." Departemen Keuangan AS menuduh bahwa kapal-kapal dan delapan perusahaan atau pemiliknya telah mengangkut total ratusan juta dolar minyak dan produk petroleum ke pasar luar negeri. Perusahaan-perusahaan tersebut berlokasi di India, Oman, dan Uni Emirat Arab.(PH)