Rusia: Invasi AS-Israel ke Pelabuhan Anzali Iran Ancam Kepentingan Ekonomi Kawasan Laut Kaspia
https://parstoday.ir/id/news/world-i187258-rusia_invasi_as_israel_ke_pelabuhan_anzali_iran_ancam_kepentingan_ekonomi_kawasan_laut_kaspia
Pars Today – Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, dengan merujuk pada serangan hari Rabu (18/03/2026) oleh agresor Amerika dan Zionis terhadap Pelabuhan Anzali di utara Iran, menyatakan kekhawatiran atas meluasnya geografi serangan terhadap Iran dan memperingatkan perluasan konflik ke kawasan Laut Kaspia.
(last modified 2026-03-20T12:28:58+00:00 )
Mar 20, 2026 19:27 Asia/Jakarta
  • Gedung Kementerian Luar Negeri Rusia
    Gedung Kementerian Luar Negeri Rusia

Pars Today – Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, dengan merujuk pada serangan hari Rabu (18/03/2026) oleh agresor Amerika dan Zionis terhadap Pelabuhan Anzali di utara Iran, menyatakan kekhawatiran atas meluasnya geografi serangan terhadap Iran dan memperingatkan perluasan konflik ke kawasan Laut Kaspia.

Menurut laporan Pars Today, Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Jumat (20/3) dalam sebuah pernyataan, dengan menyebut serangan hari Rabu oleh agresor Amerika dan Zionis terhadap Pelabuhan Anzali di utara Iran, menyatakan, “Kami dengan kekhawatiran yang semakin meningkat menyaksikan perluasan geografi serangan udara Israel dan Amerika di Iran.”

“Pelabuhan Anzali adalah pusat perdagangan dan logistik penting yang secara aktif digunakan untuk mendukung perdagangan Rusia dan Iran, termasuk bahan pangan. Kepentingan ekonomi Rusia dan negara-negara lain di tepi Laut Kaspia yang terhubung transportasinya dengan Iran melalui pelabuhan ini, terkena dampak dari serangan ini,” tegas Kemenlu Rusia.

Kemenlu Rusia memperingatkan, “Tindakan gegabah dan tidak bertanggung jawab oleh agresor Amerika dan Israel menciptakan risiko menarik negara-negara tepi Laut Kaspia ke dalam konflik militer.”

Lembaga diplomasi Rusia menekankan, “Kami sekali lagi dengan kuat menyerukan penghentian segera invasi militer Amerika dan Israel terhadap Iran dan dimulainya kembali upaya untuk mencapai kesepakatan politik.”(sl)