1.100 Dosen & Ribuan Mahasiswa Belgia: Kerja Sama dengan Israel Langgar Hukum Internasional
-
Belgia
Pars Today - Sekitar 5.000 dosen, mahasiswa, dan staf universitas di Belgia menandatangani surat terbuka yang mendesak pusat-pusat akademik untuk menghentikan segala bentuk kerja sama dengan lembaga-lembaga rezim Zionis.
Dilansir Pars Today, 7 Juni 2026, surat terbuka itu ditandatangani oleh hampir 1.100 profesor universitas. Mereka menuntut penghentian segera kerja sama akademik dan penelitian dengan universitas-universitas Israel, serta menolak setiap kerja sama baru.
Para penandatangan menyatakan bahwa hubungan semacam itu tidak sesuai dengan nilai-nilai ilmiah dan kewajiban hukum internasional.
Para akademisi Belgia juga menyerukan dukungan untuk pendidikan tinggi Palestina.
Suara boikot akademik terhadap Israel semakin menguat di Eropa. Ribuan cendekiawan Belgia tidak hanya memutuskan hubungan, tetapi juga secara moral menolak untuk menjadi bagian dari normalisasi dengan rezim yang terus melanggar hukum internasional dan melakukan genosida. Ini adalah pukulan telak bagi upaya Israel meraih legitimasi di dunia akademik Barat.
Para profesor dan mahasiswa di Belgia tidak lagi bisa memisahkan sains dari moralitas. Mereka menolak menjadi mitra bagi institusi yang negaranya terus membantai warga sipil di Gaza dan Lebanon. Ilmu pengetahuan tanpa hati adalah kehampaan, dan mereka telah memilih untuk berhenti berpura-pura.(Sail)