Grup Muslim Terbesar AS: Hentikan Genosida, Tak Ada Lagi Impunitas untuk Israel
-
cAIR
Pars Today - Kelompok Muslim terbesar di Amerika Serikat, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), mengutuk keras serangan rezim Zionis yang menewaskan sedikitnya 7 warga Palestina, termasuk seorang bayi berusia 7 bulan.
Dilansir Pars Today, 7 Juni 2026, dalam pernyataannya, CAIR menyebut pembunuhan bayi 7 bulan oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki secara ilegal sebagai "kejahatan mengerikan yang seharusnya mengguncang hati nurani setiap manusia."
"Tidak ada pasukan militer yang berulang kali membunuh anak-anak, staf medis, jurnalis, dan warga sipil dengan senjata yang didanai oleh pembayar pajak Amerika yang harus terus dilindungi atau didukung," tegas pernyataan itu.
CAIR juga mendesak pemerintah AS dan komunitas internasional untuk mengambil langkah-langkah konkret guna melindungi warga sipil Palestina, mengakhiri pendudukan, dan menegakkan hukum internasional.
Mereka bilang 'Israel punya hak membela diri'. Namun bayi 7 bulan tidak menembakkan roket, tidak melempar batu, bahkan belum bisa bicara. Lalu, dari apa ia membela diri? CAIR mengingatkan: setiap dolar pajak AS yang disuntikkan ke mesin perang Zionis adalah suara yang mendukung pembantaian anak-anak. Jika ini bukan kejahatan, lalu apa namanya?(Sail)