Ukraina dan 9 Negara Eropa Bentuk Koalisi Rudal Anti-Balistik
-
Bendera Ukraina dan Uni Eropa
Pars Today - Ukraina dan sembilan negara pendukung Kyiv mengumumkan rencana pembentukan koalisi rudal anti-balistik yang bertujuan memperkuat kemampuan pertahanan Eropa terhadap ancaman rudal.
Sebagaimana dilaporkan IRNA mengutip kantor Perdana Menteri Inggris, 14 Juli 2026, negara-negara ini pada hari Senin (13/7) dalam sebuah pernyataan mengatakan, "Kami, para pemimpin Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swis, Ukraina, dan Inggris, dengan memahami ancaman rudal balistik yang semakin meningkat serta pentingnya kemampuan pertahanan yang kian vital bagi keamanan benua Eropa, hari ini mengumumkan dimulainya pembentukan koalisi pertahanan antirudal balistik yang bersifat defensif semata."
Pernyataan ini menambahkan, "Kami meyakini bahwa perlindungan Eropa memerlukan solusi menyeluruh untuk arsitektur pertahanan rudal yang terintegrasi, guna mencegah dan menggagalkan ancaman rudal di masa depan, yang dikembangkan melalui upaya kolektif, transparansi teknologi, dan kerja sama industri yang andal."
Dalam pernyataan itu disebutkan, "Tujuan kami adalah menciptakan kapasitas rudal antibalistik bersama untuk Eropa dan mendukung kegiatan-kegiatan kolaboratif terkait. Kami melakukan ini bukan untuk melawan negara mana pun, melainkan untuk mempertahankan negara kami sendiri."
Negara-negara Eropa tersebut, dengan menyatakan "kami mengakui pengalaman unik Ukraina yang diperoleh dalam mempertahankan diri dari perang agresif Rusia," menegaskan, "Kami melakukan ini bukan untuk melawan negara mana pun, melainkan untuk mempertahankan negara kami sendiri."(Sail)