Rusia Vs AS di DK PBB: Proyek Iran ke Sanaa Kemanusiaan, Bukan Militer
https://parstoday.ir/id/news/world-i193134-rusia_vs_as_di_dk_pbb_proyek_iran_ke_sanaa_kemanusiaan_bukan_militer
Pars Today - Rusia, dengan menolak klaim Amerika bahwa penerbangan baru-baru ini ke Sanaa bersifat militer, menyatakan bahwa sifatnya "sepenuhnya kemanusiaan".
(last modified 2026-08-10T17:11:34+00:00 )
Jul 14, 2026 12:18 Asia/Jakarta
  • Sidang Dewan Keamanan PBB
    Sidang Dewan Keamanan PBB

Pars Today - Rusia, dengan menolak klaim Amerika bahwa penerbangan baru-baru ini ke Sanaa bersifat militer, menyatakan bahwa sifatnya "sepenuhnya kemanusiaan".

Sebagaimana dilaporkan Tasnim News, 14 Juli 2026, dalam sidang Dewan Keamanan PBB, sementara Washington menuduh Iran dan mengklaim bahwa penerbangan baru-baru ini ke Sanaa bersifat militer, Rusia menolak klaim tersebut dan menyatakan bahwa penerbangan itu semata-mata bersifat kemanusiaan.

Perwakilan Amerika Serikat di PBB dalam sidang Dewan Keamanan, dengan menuduh Iran, mengklaim bahwa sebuah pesawat yang membawa para ahli drone dan rudal telah masuk ke Sanaa. Namun, perwakilan Rusia di PBB menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa penerbangan itu bersifat kemanusiaan.

"Tammy Bruce", Duta Besar dan Wakil Tetap Amerika Serikat untuk PBB, dalam sidang Dewan Keamanan tentang Yaman, dengan menuduh Iran, mengklaim bahwa tujuan penerbangan 3 Juli adalah untuk mengirimkan pasukan, termasuk para ahli di bidang drone dan rudal, guna mendukung "terorisme Houthi" (Ansarullah Yaman).

Diplomat Amerika ini mengklaim, "Dukungan semacam ini memungkinkan Houthi meneror rakyat Yaman dan mengancam kebebasan pelayaran di Laut Merah dan jalur perairan di sekitarnya."

Ia, dengan merujuk pada Resolusi Dewan Keamanan 2216 (2015) yang memberlakukan embargo senjata terarah serta tindakan-tindakan lainnya, mengklaim bahwa para pemimpin Houthi (Ansarullah) secara terbuka menyambut penerbangan baru-baru ini sebagai "pelarian yang berhasil" dari upaya internasional untuk mengisolasi mereka.

Ia mengklaim, "Amerika Serikat, bersama mitra-mitranya di kawasan Teluk dan pemerintah Yaman, berdiri teguh melawan apa yang disebut sebagai ancaman terorisme Houthi (Ansarullah) yang didukung Iran."

Rusia Menolak Klaim AS

Sebagaimana dilaporkan IRNA, Duta Besar dan Wakil Tetap Rusia untuk PBB menolak klaim-klaim tersebut dan mengatakan bahwa penerbangan 3 Juli memiliki "tujuan yang sepenuhnya kemanusiaan".

"Anna M. Evstigneeva", Duta Besar dan Wakil Tetap Rusia untuk PBB, mengatakan bahwa Bandara Sanaa memiliki "kepentingan yang tinggi" bagi provinsi-provinsi berpenduduk padat di Yaman.

Wakil Tetap Rusia untuk PBB menambahkan bahwa bandara ini dapat memainkan peran vital dalam menyediakan dukungan logistik untuk operasi-operasi kemanusiaan.(Sail)