Ekspor Halal Brasil Tembus 33,3 Miliar Dolar, Kalahkan Tiongkok dan AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i194436-ekspor_halal_brasil_tembus_33_3_miliar_dolar_kalahkan_tiongkok_dan_as
Pars Today - Brasil, dengan mencatat angka ekspor produk pangan halal yang mengesankan pada tahun 2024, telah menjadi negara pelopor di bidang ini.
(last modified 2026-08-06T05:50:27+00:00 )
Aug 06, 2026 12:45 Asia/Jakarta
  • Bisnis halal
    Bisnis halal

Pars Today - Brasil, dengan mencatat angka ekspor produk pangan halal yang mengesankan pada tahun 2024, telah menjadi negara pelopor di bidang ini.

Sebagaimana dilaporkan Mehr News, Kamis, 6 Agustus 2026, Brasil sedang memantapkan posisinya sebagai pemasok utama produk pangan untuk negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Pada tahun 2024, ekspor Brasil ke pasar-pasar ini mencapai 33,3 miliar dolar AS, melampaui Tiongkok (32,6 miliar dolar AS), India (28,7 miliar dolar AS), Amerika Serikat (21 miliar dolar AS), dan Turki (18,7 miliar dolar AS).

Angka-angka ini diambil dari laporan Status Ekonomi Islam Global 2026-2025, sebuah tinjauan dan studi referensi yang dikhususkan untuk ekonomi Islam global.

Ini adalah edisi kedua belas tentang ekonomi Islam yang disusun oleh DinarStandard, sebuah perusahaan riset dan konsultasi yang berbasis di AS dan berspesialisasi dalam ekonomi Islam.

Laporan ini menganalisis tujuh sektor, termasuk makanan halal, keuangan Islam, pariwisata, mode, kosmetik, dan farmasi.

Berdasarkan laporan ini, pasar makanan halal global pada tahun 2024 bernilai 1,53 triliun dolar AS, dan diperkirakan akan mencapai 2,06 triliun dolar AS pada tahun 2029, yang menekankan bahwa halal bukan lagi pasar khusus, tetapi merupakan bagian utama dari ekonomi global.

Posisi Brasil terutama bertumpu pada ekspor protein hewani, terutama ayam dan daging sapi bersertifikat halal.

Untuk mengakses pasar Islam, perusahaan harus mematuhi persyaratan khusus mengenai penyembelihan, pemilihan bahan baku, pemrosesan produk, penyimpanan, dan transportasi. Oleh karena itu, sertifikasi halal telah menjadi tuas yang nyata bagi daya saing industri pertanian-pangan Brasil.

Sertifikasi ini menjamin kepatuhan terhadap ketentuan agama dan memungkinkan penelusuran, keamanan pangan, dan transparansi di seluruh rantai produksi.

Kemajuan ini tentu tidak terlepas dari kendala sesekali; menurut Datamar, ekspor ayam Brasil ke Timur Tengah antara Januari dan Mei 2026 turun 8,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Datamar adalah perusahaan yang berspesialisasi dalam analisis perdagangan maritim dan internasional di Amerika Selatan.

Menghadapi pertumbuhan pasar yang diproyeksikan, Brasil kini berupaya melampaui sekadar peningkatan volume produk halal.

Negara ini berencana untuk mendiversifikasi produk halal dengan nilai tambah yang lebih tinggi, dengan fokus pada inovasi, teknologi, dan keberlanjutan. Alat-alat digital memainkan peran penting dalam strategi ini, dan sistem verifikasi elektronik serta kode QR memungkinkan validasi sertifikasi dan penelusuran asal, pemrosesan, dan transportasi bahan-bahan.

Untuk mempertahankan kepeloporannya, Brasil harus terus meningkatkan kualitas, jaminan, dan transparansi produksinya.

Sementara itu, di pasar produk halal yang diperkirakan akan melampaui 2 triliun dolar AS pada tahun 2029, masih terdapat peluang signifikan bagi negara-negara yang dapat memenuhi ekspektasi konsumen Muslim.(Sail)