Lompatan Teknologi Luar Angkasa, Iran Siap Luncurkan Tiga Satelit
https://parstoday.ir/id/news/iran-i183112-lompatan_teknologi_luar_angkasa_iran_siap_luncurkan_tiga_satelit
Tiga satelit buatan Iran, "Paya", "Zafar 2", dan prototipe kedua "Kowsar", akan diluncurkan ke luar angkasa menggunakan wahana antariksa Soyuz dari Pusat Antariksa Vostochny Rusia.
(last modified 2025-12-28T08:51:00+00:00 )
Des 28, 2025 15:46 Asia/Jakarta
  • Lompatan Teknologi Luar Angkasa, Iran Siap Luncurkan Tiga Satelit

Tiga satelit buatan Iran, "Paya", "Zafar 2", dan prototipe kedua "Kowsar", akan diluncurkan ke luar angkasa menggunakan wahana antariksa Soyuz dari Pusat Antariksa Vostochny Rusia.

Di hadapan Seyed Sattar Hashemi, Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Republik Islam Iran, tiga satelit buatan dalam negeri, "Paya", "Zafar 2", dan prototipe kedua "Kowsar", akan diluncurkan ke luar angkasa hari ini (Minggu) menggunakan roket Soyuz dari Pusat Antariksa Vostochny Rusia.

Peluncuran ketiga satelit buatan dalam negeri ini, yang akan dilakukan di orbit dekat Bumi dan pada ketinggian sekitar 500 kilometer, dianggap sebagai salah satu peristiwa antariksa terpenting di negara ini tahun ini dan akan memungkinkan pengoperasian simultan beberapa satelit buatan dalam negeri di berbagai bidang layanan, infrastruktur, dan manajemen.

Satelit "Paya", juga dikenal sebagai "Tolue 3", dirancang dan diproduksi dengan partisipasi Industri Elektronik Iran. Satelit ini termasuk dalam kategori satelit penginderaan jauh dan, dengan berat sekitar 150 kilogram, dianggap sebagai salah satu satelit pencitraan buatan dalam negeri yang paling canggih. Satelit ini mampu menghasilkan citra dengan akurasi sekitar 5 meter dalam mode monospektral dan 10 meter dalam mode warna, dan dirancang untuk aplikasi seperti pengelolaan sumber daya air, pertanian, pemantauan lingkungan, pemetaan, dan pemantauan bencana alam.

Satelit Zafar 2 merupakan versi pengembangan dari satelit Zafar, yang dirancang dan dibangun dengan partisipasi Universitas Sains dan Teknologi Iran, dan memiliki berat sekitar 100 hingga 135 kilogram. Dengan menggunakan subsistem dan muatan yang ditingkatkan, satelit ini akan menjalankan misi di bidang penginderaan jauh dan pengumpulan data terapan untuk pemantauan sumber daya alam dan pengelolaan lahan.

Versi kedua satelit Kowsar, sebagai kelanjutan dari generasi sebelumnya dari keluarga satelit ini, telah dikembangkan dengan tujuan untuk mengumpulkan data operasional, memantau lahan pertanian, dan mendukung aplikasi yang terkait dengan Internet of Things. Satelit ini memainkan peran pelengkap dalam sistem satelit berbasis data negara.

Selama dua dekade terakhir, Iran telah mampu membangun posisinya di industri antariksa dengan merancang dan meluncurkan satelit buatan dalam negeri, mengembangkan teknologi antariksa, dan terlibat dalam kerja sama internasional. Pencapaian terpenting meliputi pembangunan satelit penginderaan jauh, telekomunikasi, dan penelitian, peluncuran yang sukses ke orbit Bumi, dan pembangunan infrastruktur nasional untuk pemanfaatan data antariksa.

Peluncuran simultan ketiga satelit buatan dalam negeri ini menunjukkan pergerakan yang terarah dari program luar angkasa Iran menuju pengembangan aplikasi praktis teknologi luar angkasa di bidang ekonomi, lingkungan, dan manajemen. Data yang diperoleh dari misi-misi ini dapat membantu meningkatkan proses pengambilan keputusan, meningkatkan akurasi pemantauan, dan mendorong produktivitas di berbagai sektor. Setelah satelit-satelit tersebut ditempatkan di orbit Bumi dan mulai beroperasi, informasi tambahan tentang kinerja dan hasil misi-misi ini akan diumumkan.

Keberhasilan Iran di industri kedirgantaraan dan satelit memiliki signifikansi strategis, ilmiah, ekonomi, dan lingkungan. Prestasi ini bukan hanya simbol kemerdekaan ilmiah dan teknologi negara, tetapi juga alat yang ampuh untuk mengelola sumber daya, pembangunan ekonomi, meningkatkan keamanan nasional, dan berpartisipasi dalam persaingan global.

Penguasaan teknologi peluncuran dan manufaktur satelit telah menempatkan Iran di antara beberapa negara dengan siklus ruang angkasa yang lengkap. Kemampuan ini memungkinkan negara untuk mengumpulkan data sensitif tanpa bergantung pada sumber daya asing. Dalam konteks sanksi, kemerdekaan di bidang ruang angkasa berarti mengurangi kerentanan dan meningkatkan daya jera.

Dengan peluncuran yang sukses dan pengembangan satelit buatan dalam negeri, Iran telah mampu menciptakan hubungan antara kemerdekaan ilmiah, pembangunan ekonomi, dan pengelolaan sumber daya yang cerdas. Keberhasilan ini bukan hanya simbol kemajuan teknologi, tetapi juga dapat mengarah pada peningkatan kualitas hidup, peningkatan produktivitas, dan penguatan posisi negara di arena internasional. Industri ruang angkasa Iran telah berubah dari proyek simbolis menjadi alat strategis untuk pembangunan berkelanjutan dan pandangan ke depan nasional.(PH)