Ghalibaf: Protes Rakyat Didengar, Tetapi Kami Tidak akan Mentolerir Terorisme!
Ketua Parlemen Iran menyatakan bahwa bangsa Iran berdiri teguh melawan teroris bersenjata saat ini, dan menegaskan, "Keberhasilan bangsa akan mencapai puncaknya pada hari-hari ini."
Menurut Pars Today, Mohammad Baqer Ghalibaf, Ketua Majelis Syura Islami Iran hari Minggu mengatakan bahwa saat ini kita sedang berperang di empat front: perang ekonomi, perang kognitif, perang militer, dan perang teroris melawan musuh Zionis dan Amerika.
"Kita akan menelaah dengan serius protes hak-hak rakyat, tetapi kita akan melawan para teroris," ujar Ghalibaf.
"Tidak diragukan lagi bahwa kekuatan-kekuatan besar Basij dan IRGC tetap teguh dalam perang ini dan tidak akan mundur dari masalah ini," tegasnya.
Ketua Majelis Syura Islami mengungkapkan, "Mereka yang secara resmi menganggap diri mereka sebagai tentara bayaran asing dan mengkhianati tanah air mereka untuk menyenangkan Presiden AS dan telah menjadi penjahat ISIS dan telah memulai perang teroris harus tahu bahwa kita akan menindak mereka dengan cara yang paling keras."
Trump harus berhati-hati dengan nasihat yang salah, penyesalan tidak ada gunanya
Ketua Parlemen Iran menyatakan bahwa ia memiliki satu nasihat untuk presiden AS yang delusional, dan berkata,"Berhati-hatilah agar nasihat yang mereka berikan kepada Anda untuk menyerang Iran bukanlah jenis nasihat yang mengatakan Mashhad telah jatuh. Oleh karena itu, agar tidak melakukan kesalahan perhitungan, ketahuilah bahwa jika terjadi serangan terhadap Iran, baik wilayah yang diduduki maupun semua pusat militer, pangkalan, dan kapal AS di wilayah tersebut akan menjadi target sah kita. Saya perlu memberi tahu Anda dan semua sekutu Anda di wilayah tersebut untuk tidak melakukan kesalahan perhitungan, karena penyesalan tidak akan ada gunanya."(PH)