Iran: Teroris dan Pendukungnya ingin Membagi Wilayah Suriah dan Irak
-
Hossein Amir-Abdollahian, Asisten Khusus Ketua Parlemen RII.
Asisten Khusus Ketua Parlemen Republik Islam Iran untuk Urusan Internasional mengatakan, kelompok-kelompok teroris di Irak dan Suriah mengalami kekalahan berat dan para pendukung mereka telah putus asa.
"Saat ini para teroris dan pendukung mereka sedang mencari landasan bagi pembagian (wilayah) di Irak dan Suriah," kata Hossein Amir-Abdollahian dalam pertemuannya dengan Faisal Mekdad, Wakil Menteri Luar Negeri Suriah di Tehran, ibukota Iran, Kamis (26/10/2017).
Ia menilai upaya untuk membagi dan memisahkan wilayah di Irak dan Suriah sebagai bahaya yang serius.
"Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) berusaha memanfaatkan Kurdi di Suriah dan Irak untuk mencapai tujuan tersebut," imbuhnya seperti dikutip IRNA.
Amir-Abdollahian lebih lanjut menegaskan, Iran dengan kekuatannya akan melanjutkan dukungan kepada rakyat dan pemerintah Suriah dan Irak untuk menumpas terorisme dan mempertahankan persatuan nasional dan integritas teritorial kedua negara ini.
Sementara itu, Wakil Menlu Suriah dalam pertemuan tersbut mengapresiasi dukungan Iran kepada pemerintah dan rakyat Suriah dalam melawan kelompok-kelompok teroris dukungan Barat.
"AS dan rezim Zionis (Israel) bertanggung jawab atas kehancuran, pembunuhan dan mengungsinya rakyat Suriah," kata Mekdad.
Ia menyinggung kebohongan AS dan media Barat mengenai tuduhan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah.
Mekdad menjelaskan, melalui tuduhan tersebut, AS berusaha membuka peluang untuk melanggengkan intervensinya dalam urusan internal Suriah.
Wamenlu Suriah tiba di Tehran pada Rabu untuk bertemu dan berdialog dengan para pejabat Iran dan berpartisipasi dalam pertemuan Komite Politik Bersama kedua negara.
Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, AS dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. (RA)