Al-Sudani: Irak Mendukung Pembicaraan Iran-AS
-
PM Irak, Mohammed Shia’ al-Sudani
Pars Today – Mohammed Shia’ al-Sudani, Perdana Menteri Irak, mengatakan bahwa Baghdad mendukung perundingan antara Iran dan Amerika Serikat guna mencapai solusi yang damai.
Menurut laporan IRNA pada Jumat (6/2/2026) dini hari yang mengutip Kantor Berita INA, al-Sudani dalam pertemuannya dengan Jean-Noël Barrot, Menteri Luar Negeri Prancis, menyatakan bahwa Irak menyambut baik dialog tersebut mengingat kondisi kawasan dan dunia yang sangat sensitif.
Ia menambahkan bahwa Irak telah memikul tanggung jawab besar atas nama masyarakat internasional, yang terbaru adalah pemindahan teroris ISIS dari penjara-penjara di Suriah ke penjara-penjara di Irak.
Al-Sudani menegaskan bahwa pada fase sensitif ini, negara-negara dunia perlu mendukung Irak, dan negara-negara lain harus menunaikan tanggung jawabnya dengan memulangkan warga negaranya yang terlibat terorisme.
Ia menyebutkan bahwa hal ini merupakan ancaman bersama yang harus diatasi melalui kerja sama dengan negara-negara lain.
Perdana Menteri Irak selanjutnya menekankan pentingnya memperkuat hubungan Irak dengan Prancis dan menyampaikan keinginan Irak untuk memiliki hubungan ekonomi yang luas dengan Prancis.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis dalam pertemuan tersebut menegaskan keinginan negaranya untuk bekerja sama dengan Irak demi terciptanya stabilitas di kawasan serta koordinasi dan sinergi upaya dalam memerangi terorisme.
Jean-Noël Barrot juga mengapresiasi peran Irak dalam memindahkan para teroris ke penjara-penjara di negara itu dan menilainya sebagai langkah penting dalam menjaga keamanan kawasan.
Ia menyatakan kesiapan Prancis untuk membantu Irak terkait isu para teroris yang dipindahkan dari Suriah ke Irak.
Menurut IRNA, sebelumnya Menteri Luar Negeri Irak juga dalam konferensi pers bersama dengan mitranya dari Prancis menegaskan dukungan terhadap perundingan Iran dan Amerika Serikat di Oman.
Fouad Hussein, Menteri Luar Negeri Irak, pada Kamis (5/2/2026) dalam konferensi pers bersama dengan Jean-Noël Barrot mengatakan bahwa Irak mendukung perundingan antara perwakilan Iran dan Amerika Serikat di Oman.
Ia menekankan bahwa kawasan saat ini berada dalam fase yang sensitif yang memerlukan penyelesaian masalah melalui dialog dan perundingan, jauh dari logika kekerasan. (MF)