Warga Hama Suriah Tolak Permintaan Teroris Al-Nusra
-
Warga Suriah
Warga utara dan barat laut Hama di barat Suriah menolak seruan kelompok teroris Front al-Nusra untuk meninggalkan rumah mereka.
Seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen, warga Suriah di berbagai wilayah Hama hari Jumat (6/7) menyatakan, keluar dari desa yang dibebaskan dengan darah warga negara ini adalah sesuatu yang tidak mungkin.
Berita lainnya menyebutkan, militer Suriah dilaporkan mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan anasir bersenjata di kota Bosra al-Sham. Berdasarkan kesepakatan ini, anasir bersenjata menyerahkan senjata mereka kepada militer Suriah.
Selama beberapa hari terakhir, lebih dari seribu teroris di dua kelompok yang beranggotakan 400 dan 650 orang menyerah kepada militer menyusul operasi yang digelar pasukan Suriah di wilayah selatan negara ini.
Sementara itu, Ibrahim al-Jabawi, juru bicara kamar komando kelompok bersenjata dan teroris di Daraa, mengkonfirmasikan kesepakatan dengan Rusia untuk menyerahkan senjata anasir ini kepada pasukan Rusia dan penempatan pasukan Rusia di perbatasan Suriah dengan Yordania.
Menurut al-Jabawi, warga sipil Suriah dengan jaminan keamanan oleh Rusia yang merupakan bagian dari kesepakatan ini dapat kembali ke rumah mereka.
Operasi anti teroris militer Suriah di wilayah timur Daraa yang berdekatan dengan perbatasan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dimulai sejak tiga pekan lalu dari tiga titik. (MF)