Mengapa Universitas AS Tidak Lagi Menarik Bagi Mahasiswa Internasional?
https://parstoday.ir/id/news/world-i182810-mengapa_universitas_as_tidak_lagi_menarik_bagi_mahasiswa_internasional
Pars Today - Menurut sebuah laporan, pendaftaran mahasiswa internasional baru di universitas-universitas Amerika telah menurun sebesar 17% antara musim gugur 2024 dan 2025.
(last modified 2025-12-23T09:14:35+00:00 )
Des 23, 2025 14:53 Asia/Jakarta
  • Mahasiswa asing di AS
    Mahasiswa asing di AS

Pars Today - Menurut sebuah laporan, pendaftaran mahasiswa internasional baru di universitas-universitas Amerika telah menurun sebesar 17% antara musim gugur 2024 dan 2025.

Majalah berita-analitik US News menulis dalam sebuah artikel, "Sesuai laporan dari Institute of International Education (IIE), pendaftaran mahasiswa internasional di universitas-universitas AS telah menurun."

Pendaftaran mahasiswa internasional baru di universitas-universitas Amerika telah menurun sebesar 17% antara musim gugur 2024 dan 2025, yang, menurut perkiraan Asosiasi Pendidik Internasional, setara dengan kerugian sekitar $1,1 miliar dalam pendapatan dan hampir 23.000 peluang kerja.

Pada tingkat pendidikan, mahasiswa sarjana mengalami pertumbuhan sebesar 2%, sementara pendaftaran di program pascasarjana dan non-gelar masing-masing menurun sebesar 12% dan 17%.

Mirka Martel, Kepala Penelitian dan Evaluasi di Institut Pendidikan Internasional mengatakan laporan ini hanyalah gambaran awal dari situasi di sekitar 825 institusi pada awal semester musim gugur, dan data lengkap akan dipublikasikan dalam laporan Open Doors 2026.

Menurut Institut Pendidikan Internasional, alasan utama tren ini adalah masalah visa, pembatasan perjalanan, dan keputusan pemerintah AS tentang masuknya warga negara dari negara-negara tertentu. Contoh dari dampak ini terlihat di Universitas Negeri San Diego, di mana jumlah mahasiswa internasional turun dari 957 pada musim gugur 2024 menjadi 889 pada musim gugur 2025.

Untuk mengimbangi penurunan itut, beberapa universitas AS telah memperkuat penerimaan mahasiswa domestik dan memperpanjang daftar tunggu mereka.

Lebih dari 70% universitas juga telah mengizinkan mahasiswa yang diterima untuk menunda penerimaan hingga musim semi 2026. Beberapa institusi juga telah menggunakan kampus internasional atau program pembelajaran daring untuk menarik mahasiswa.

Para ahli mengatakan penurunan pendaftaran mahasiswa internasional merupakan tantangan baru bagi pendidikan tinggi AS. Tren ini dapat berdampak negatif pada pendanaan universitas, kemitraan akademik internasional, dan posisi global sistem pendidikan tinggi AS.(sl)