Putin dan Raja Salman Bahas Ketegangan Saudi-Qatar
-
Vladimir Putin dan Raja Salman
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz membahas ketegangan antara Saudi dan Qatar dalam sebuah kontak telepon pada hari Selasa (13/6/2017).
Seperti dilansir IRNA, Istana Kremlin dalam satu pernyataan mengumumkan bahwa pertikaian diplomatik di wilayah Teluk Persia tidak menguntungkan, karena mengganggu perang kontra-terorisme dan merongrong prakarsa perdamaian Suriah.
Juru bicara presiden Rusia, Dmitry Peskov mengatakan, Rusia menginginkan hubungan baik dengan semua negara di Teluk Persia untuk menyelesaikan berbagai masalah dan hal ini penting bagi upaya bersama menumpas teroris.
Sebelum ini, Putin telah berbicara dengan mitranya dari Mesir, Turki dan juga dengan Emir Qatar untuk membahas pertikaian diplomatik antara Doha dan Riyadh.
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menyerukan dialog antara Qatar dan tetangganya di kawasan, dan berjanji akan membantu menengahi krisis tersebut setelah bertemu dengan rekannya dari Qatar, Syeikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.
Pada tanggal 5 Juni, Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas tuduhan negara itu mendanai kelompok militan.
Beberapa negara sekutu Arab Saudi juga menurunkan level hubungan diplomatik mereka dengan Qatar. (RM)