Filipina Tolak Serangan Udara AS di Marawi
https://parstoday.ir/id/news/world-i42434-filipina_tolak_serangan_udara_as_di_marawi
Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan, tidak ada kebutuhan terhadap serangan udara AS di kota Marawi untuk menumpas teroris.
(last modified 2026-07-04T12:01:02+00:00 )
Aug 08, 2017 13:39 Asia/Jakarta
  • Operasi militer pasukan Filipina
    Operasi militer pasukan Filipina

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan, tidak ada kebutuhan terhadap serangan udara AS di kota Marawi untuk menumpas teroris.

Seperti dilansir IRNA, Lorenzana pada hari Selasa (8/8/2017) menambahkan, tidak ada diskusi dengan Amerika mengenai serangan udara terhadap sasaran lokal.

"Tidak ada pembicaraan dan tidak ada kebutuhan bagi militer Amerika untuk melakukan serangan udara di kota Marawi melawan kelompok teror lokal yang berafiliasi dengan Daesh," tegasnya.

Panglima Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Eduardo Ano juga menolak opsi serangan udara Amerika di Filipina Selatan. Dia mengatakan, tindakan langsung militer asing hanya diperbolehkan jika terjadi agresi yang sebenarnya terhadap Filipina.

Media AS, NBC News melaporkan bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan sebuah rencana yang memungkinkan militer AS melakukan serangan udara terhadap Daesh di Filipina.

Pertempuran antara pasukan Filipina dan kelompok afiliasi Daesh pecah pada 23 Mei setelah mereka menyerang kota Marawi. Ratusan orang tewas dan terluka dalam krisis di Marawi.

Militer Filipina belum berhasil membebaskan Marawi secara penuh dari pendudukan teroris dan saat ini sekitar 20 persen dari kota tersebut dikuasai oleh teroris. (RM)