Erdogan: Hubungan Turki dan Iran Sangat Dekat
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menyebut hubungan Ankara dan Tehran sangat dekat dan mengatakan, hubungan Turki dan Republik Islam Iran tidak dapat dijelaskan dalam konteks hukum konvensional.
Seperti dikutip IRNA, Erdogan pada Jumat (8/9/2017) menuturkan, Turki memenuhi bagian penting dari kebutuhan gas dan minyaknya dari Iran.
Turki, lanjutnya, sudah sering mengumumkan sensitivitas ini dalam hubungan Ankara dan Tehran kepada pemerintahan Barack Obama dan Donald Trump.
Erdogan menilai tindakan AS yang menuntut beberapa mantan pejabat Turki karena bekerjasama dengan Iran sebagai politis. Ia berharap akan menemukan kesempatan untuk membahas masalah ini selama kunjungannya ke AS.
Menurutnya, tindakan seperti itu mengindikasikan ketidakmampuan pemerintah AS.
Pada hari Kamis, Departemen Kehakiman AS mengeluarkan tuntutan hukum terhadap beberapa mantan pejabat Turki atas tuduhan membantu Iran untuk menghindari sanksi AS. (RM)