Untuk Pertama Kali, AS Kirim Pasukan Militer ke Nigeria
-
Tentara AS (dok)
Pars Today - Komandan Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM) mengumumkan pengiriman sejumlah kecil pasukan militer Amerika Serikat ke Nigeria dan untuk pertama kalinya secara resmi mengakui keberadaan personel militer AS di negara Afrika itu.
Menurut laporan IRNA pada Rabu (04/02/2026) dini hari yang mengutip Russia Today, Jenderal Dagvin Anderson, Komandan Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM), menyatakan bahwa satu unit kecil pasukan militer AS telah ditempatkan di Nigeria.
Ini merupakan pengakuan resmi pertama dari seorang pejabat Amerika Serikat mengenai kehadiran langsung militer negaranya di wilayah Nigeria. Anderson menjelaskan bahwa penempatan ini dilakukan dalam suatu kesepakatan untuk memperkuat kerja sama keamanan antara kedua negara.
Jumlah pasti personel militer yang dikerahkan serta rincian misi mereka belum diungkapkan. Namun, Anderson menegaskan bahwa kelompok itu memiliki kemampuan yang bersifat unik dan khusus.
Berdasarkan laporan ini, langkah militer Amerika Serikat ini dilakukan setelah operasi gabungan yang dimulai sejak Desember 2025, yang berhasil menggagalkan rencana sejumlah aksi teror berupa peledakan di negara bagian Sokoto, Zamfara, Niger, dan Katsina.
Kementerian Luar Negeri Nigeria juga mengonfirmasi bahwa kerja sama strategis antara Abuja dan Washington mencakup pertukaran informasi intelijen serta berbagai bentuk dukungan lainnya, dengan fokus utama pada penanggulangan dua kelompok teroris, yakni Boko Haram dan ISIS Afrika Barat.
Kelompok teroris Boko Haram mulai beroperasi sejak tahun 2009 dan kemudian memperluas aktivitasnya ke negara-negara tetangga. Meskipun terdapat keberhasilan relatif dalam memerangi kelompok ini pada tahun 2015, Nigeria pada tahun 2024 menempati peringkat keenam dunia dalam jumlah serangan teroris.
Nigeria telah lebih dari satu dekade terlibat dalam perang melawan Boko Haram dan ISIS Afrika Barat. Konflik ini telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan jutaan warga mengungsi, terutama di kawasan Danau Chad.(sl)