Araghchi: Iran Buat Agresor Terperangkap; AS Bertanggung Jawab atas Pertumpahan Darah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i186264-araghchi_iran_buat_agresor_terperangkap_as_bertanggung_jawab_atas_pertumpahan_darah
Pars Today – Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, mereka tidak mampu menghadang rudal-rudal Iran yang ditembakkan ke Israel, dan target-target lain. Iran sukses, tapi mereka gagal menghentikan Iran, ini kemenangan Tehran.
(last modified 2026-03-07T18:21:07+00:00 )
Mar 06, 2026 14:36 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran Sayid Abbas Araghchi
    Menlu Iran Sayid Abbas Araghchi

Pars Today – Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, mereka tidak mampu menghadang rudal-rudal Iran yang ditembakkan ke Israel, dan target-target lain. Iran sukses, tapi mereka gagal menghentikan Iran, ini kemenangan Tehran.

Sayid Abbas Araghchi, Kamis (5/3/2026) malam dalam wawancara dengan CBS News menyoroti serangan militer Amerika Serikat dan Rezim Zionis ke Iran.
 
Ia menuturkan, “AS memikul tanggung jawab penuh atas semua pertumpahan darah. Angkatan Bersenjata Iran yang beberapa lama sudah siap perang, akan membuktikan siapa pun yang ingin melanjutkan perang, maka ia akan terperosok ke dalam jurang dan tak bisa keluar.”
 
Menurut Araghchi, setelah berlalu enam hari perang, terlihat bahwa AS tidak mampu mencapai tujuan aslinya yaitu meraih kemenangan cepat dan penuh. Mereka berusaha menjustifikasi serangannya, tapi tidak ada argumen apa pun yang efektif, dan sekarang berbicara soal Plan B, yang kemungkinan adalah kekalahan lebih besar bagi mereka. Tujuan mereka adalah menciptakan pergantian rezim di Iran, dan meraih kemenangan cepat dalam perang, tapi gagal.
 
“Ya, kami diserang, tapi kami mampu menyerang banyak target di Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS. Rudal-rudal kami terus aktif dan bekerja secara akurat. Maka dari itu mereka tidak mampu mencegah penembakan rudal kami ke Israel, dan target-target lain. Ini kemenangan kami, dan kami mampu melawan,” ujar Menlu Iran.
 
Ia menegaskan, “Dalam perang tidak ada pemenang. Tapi kemenangan kami adalah perlawanan terhadap tujuan-tujuan ilegal musuh. Kami berhasil melawan kekuatan-kekuatan militer dunia, dan pasukan Israel.” [ ]