Penguatan Kerja Sama Siber Iran dan Negara-Negara Anggota BRICS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i191366-penguatan_kerja_sama_siber_iran_dan_negara_negara_anggota_brics
Pars Today – Wakil Organisasi Teknologi Informasi Iran, dalam pertemuan Keamanan Teknologi Informasi BRICS, memaparkan kemampuan Iran di bidang keamanan siber serta berbagai solusi untuk menghadapi ancaman-ancaman baru yang terus berkembang.
(last modified 2026-06-12T13:32:47+00:00 )
Jun 12, 2026 20:31 Asia/Jakarta
  • pertemuan Keamanan Teknologi Informasi BRICS
    pertemuan Keamanan Teknologi Informasi BRICS

Pars Today – Wakil Organisasi Teknologi Informasi Iran, dalam pertemuan Keamanan Teknologi Informasi BRICS, memaparkan kemampuan Iran di bidang keamanan siber serta berbagai solusi untuk menghadapi ancaman-ancaman baru yang terus berkembang.

Menurut laporan Kantor Berita IRIB, pertemuan ke-12 Kelompok Kerja Negara-Negara Anggota BRICS di bidang keamanan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi diselenggarakan di New Delhi, India. Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan negara anggota bertukar pandangan mengenai cara-cara memperkuat keamanan siber, mengembangkan kerja sama teknis, dan menghadapi ancaman-ancaman baru di ruang digital.
 
Hossein Momeni, Wakil Bidang Keamanan Ruang Produksi dan Pertukaran Informasi pada Organisasi Teknologi Informasi Iran, hadir sebagai ketua delegasi Republik Islam Iran. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pandangan, pengalaman, dan kapasitas Iran di bidang keamanan teknologi informasi dan komunikasi.
 
Para peserta pertemuan menekankan pentingnya meningkatkan keamanan dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi serta perlunya mencegah penyalahgunaan teknologi-teknologi baru untuk tujuan kriminal. Para anggota juga menyebut pengembangan lingkungan teknologi informasi dan komunikasi yang aman, stabil, damai, dan dapat saling beroperasi sebagai salah satu tujuan utama kerja sama bersama di antara negara-negara anggota.
 
Pada akhir pertemuan, anggota kelompok kerja menegaskan pentingnya pengembangan riset bersama, pembentukan mekanisme pertukaran ilmiah dan penelitian, serta penguatan kapasitas tim tanggap insiden komputer untuk mengelola tantangan-tantangan baru di bidang keamanan teknologi informasi dan komunikasi.
 
Selain itu, para anggota menyepakati pengembangan kerja sama antara lembaga-lembaga akademik dan pusat-pusat penelitian negara-negara BRICS dengan tujuan mengurangi kesenjangan keterampilan, mempercepat transfer pengetahuan, menyediakan bantuan teknis, serta membangun ekosistem digital yang tangguh dan berkelanjutan. [ ]