Iran Jawab Klaim IAEA soal Memori Kamera yang Hilang
-
Dirjen IAEA Rafael Grossi.
Seorang pejabat di Badan Energi Atom Iran (AEOI), menanggapi klaim baru Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tentang hilangnya kartu memori dari salah satu kamera pengawas yang dipasang di instalasi nuklir Karaj.
"Kartu memori yang disebut oleh Dirjen IAEA Rafael Grossi telah hancur dalam aksi sabotase. IAEA seharunya menjawab mengapa tidak menggunakan kapasitasnya untuk mencegah aksi sabotase seperti itu, yang asal-usulnya juga diketahui," kata pejabat tersebut kepada laman Nour News, Jumat (17/12/2021) malam.
Dia menambahkan IAEA punya tanggung jawab untuk melindungi negara anggotanya, di samping bertugas mengawasi. Dalam hal ini, lembaga tersebut harus bertanggung jawab, mengapa tidak mencegah ancaman terhadap instalasi nuklir Iran dan tidak mengambil langkah yang efektif.
Rafael Grossi dalam konferensi pers pada Jumat sore, mengklaim bahwa setelah terjadinya aksi sabotase di instalasi nuklir Karaj, gambar-gambar dari salah satu kamera yang terpasang telah hilang.
Sementara itu, Kepala Badan Energi Atom Iran, Mohammad Eslami mengatakan IAEA akan membawa sebuah kamera baru, dan tim inspektur IAEA akan menjawab serangkaian pertanyaan seputar kamera itu di hadapan pejabat keamanan dan peradilan Iran.
"Ini untuk mengungkap faktor-faktor yang membuat insiden teroris itu berjalan efektif. Setelah itu, mereka dapat menginstal ulang kamera di instalasi tersebut," ujarnya.
Eslami menandaskan musuh-musuh bangsa Iran dan Zionis selalu mencoba untuk mempengaruhi IAEA melalui perang psikologis dan kebohongan. (RM)