Zarif: Keamanan Iran Bersumber dari Kemandirian
https://parstoday.ir/id/news/iran-i11755-zarif_keamanan_iran_bersumber_dari_kemandirian
Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, keamanan kami, berbeda dengan keyakinan negara-negara tetangga, berlandaskan kemandirian dalam negeri, bukan senjata dan fasilitas yang dibeli dari luar.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 13, 2016 22:32 Asia/Jakarta
  • Zarif: Keamanan Iran Bersumber dari Kemandirian

Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, keamanan kami, berbeda dengan keyakinan negara-negara tetangga, berlandaskan kemandirian dalam negeri, bukan senjata dan fasilitas yang dibeli dari luar.

IRIB News (13/6) melaporkan, Menlu Iran, Senin (13/6) petang berbicara di seminar Rencana Aksi Komprehensif Bersama, JCPOA dan peluang-peluang kerja sama baru yang digelar di Norwegia.

Pada kesempatan itu Zarif mengatakan, JCPOA adalah model dialog konstruktif yang menggantikan langkah-langkah merusak yang saat ini kita hadapi di kawasan. Ada banyak instrumen di JCOPA yang dapat dimanfaatkan bukan saja dalam hubungan Iran-Norwegia, tapi juga dalam transformasi regional dan global.

Ia menambahkan, pertama adalah pemahaman yang benar terkait dunia, kami menyadari bahwa keuntungan di atas kerugian lain sudah tidak akan terealisasi, tidak ada permainan yang menghasilkan kemenangan mutlak, atau hasil negatif dan positif, atau kedua pihak kalah, atau salah satu menang dengan perbedaan mencolok.

Selanjutnya Menlu Iran menyinggung peluang-peluang kerja sama Iran dan Norwegia.

Ia menuturkan, dari kerja sama minyak dan gas sampai perikanan, teknologi hijau, pelayaran, asuransi dan perbankan, semua adalah peluang yang terbuka bagi kerja sama Iran dan Norwegia.

Zaif menerangkan, tahun ini kami mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar lima persen, inflasi turun dari 45 persen menjadi 10 persen, 31 persennya terjadi di era sanksi. Pertumbuhan ekonomi dari minus tujuh persen tahun lalu menjadi tiga persen.

Menurut Zarif, semua itu membuktikan adanya peluang-peluang perluasan kerja sama dua negara di samping pencabutan sanksi. Kita harus berinteraksi dalam kerangka mencapai keuntungan timbal balik.

Di akhir pidatonya, Menlu Iran mengecam insiden berdarah di Amerika Serikat dan mengatakan, terorisme di Timur Tengah dan Suriah tidak mengenal batas.

Pada kesempatan itu, Zarif juga berterimakasih atas Norwegia yang berperan dalam pelaksanaan sebagian kesepakatan JCPOA dan pertukaran secara simultan, uranium alami dan yang sudah dikayakan. (HS)