Kemenlu Iran Peringatkan Konsekuensi Berbahaya dari Serangan AS
-
Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran
Pars Today - Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk serangan AS terhadap kapal dagang Iran dan penyanderaan awak kapal beserta keluarga mereka, serta memperingatkan konsekuensi yang sangat berbahaya dari tindakan ini.
Berikut adalah teks pernyataan Kementerian Luar Negeri:
Bismillahirrahmanirrahim
Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran dengan tegas mengutuk tindakan ilegal dan biadab militer teroris Amerika Serikat dalam menyerang kapal dagang Iran Tuska, yang terjadi pada Minggu malam, 30 Farvardin 1405 HS (19 April 2026), di perairan Laut Oman dekat pantai Iran.
Tindakan ini, yang disertai dengan intimidasi terhadap pelaut, awak kapal, dan keluarga mereka, adalah pembajakan laut dan tindakan teroris. Tindakan ini tidak hanya melanggar prinsip-prinsip fundamental Piagam PBB dan hukum internasional, tetapi juga merupakan contoh lain dari pelanggaran nyata terhadap kesepahaman gencatan senjata tertanggal 8 April 2026, dan merupakan tindakan agresif terhadap Republik Islam Iran.
Republik Islam Iran telah mengarahkan perhatian Sekretaris Jenderal PBB, anggota Dewan Keamanan PBB, serta Organisasi Maritim Internasional (IMO) terhadap masalah ini.
Iran menuntut kecaman dan respons tegas serta serius dari lembaga-lembaga internasional dan pemerintah yang bertanggung jawab terhadap tindakan kriminal AS terhadap pelayaran dagang internasional.
Republik Islam Iran, seraya memperingatkan konsekuensi yang sangat berbahaya dari tindakan ilegal dan kriminal AS ini, menekankan perlunya pembebasan segera kapal Iran, para pelaut, awak kapal, dan keluarga mereka.
Tanpa keraguan, Republik Islam Iran akan menggunakan seluruh kapasitasnya untuk membela kepentingan dan keamanan nasional Iran, serta melindungi hak dan martabat rakyat Iran. Jelas bahwa tanggung jawab penuh atas semakin rumitnya situasi di kawasan berada di pihak Amerika Serikat.(sl)