Gharibabadi: Dua Langkah Segera, Perang Berakhir & Blokade Dicabut
-
Kazem Gharibabadi, Wakil Menteri Luar Negeri Iran
Pars Today - Wakil Menteri Luar Negeri Iran dalam penjelasan tentang kesepakatan yang dicapai dengan Amerika menyatakan bahwa dua peristiwa segera terjadi sejak dini hari Senin (15/6) ini; pertama, berakhirnya perang di semua front termasuk Lebanon, dan kedua, pencabutan blokade laut.
Melansir Pars Today dari Tasnim, 15 Juni 2026, Kazem Gharibabadi, Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, "Teks nota kesepahaman antara Iran dan Amerika telah final dan penandatanganan resmi akan dilakukan pada hari Jumat (19/6) antara pihak-pihak utama di Swiss. Dua peristiwa segera terjadi sejak dini hari Senin (15/6) ini; pertama, berakhirnya perang dan operasi militer di berbagai front termasuk Lebanon yang juga terdapat dalam teks Perdana Menteri Pakistan. Peristiwa kedua yang juga diakui oleh Presiden Amerika adalah pengangkatan dan pengakhiran blokade laut.
Gharibabadi, tentang komitmen Iran dalam hal ini, mengatakan, "Secara alami, ini akan terjadi mulai hari Jumat dan setelah penandatanganan resmi nota kesepahaman."
Ia mengatakan, "Kesepakatan ini bukan hanya hasil diplomasi, melainkan berutang pada darah suci syuhada, tindakan para pejuang militer, dan keteguhan rakyat gagah kami di jalanan serta dukungan terhadap angkatan bersenjata dan perlawanan terhadap musuh-musuh rezim Republik Islam Iran, serta berutang pada darah Imam yang Syahid dan kebijakan Pemimpin Besar Revolusi Islam."
Wamenlu Iran menekankan, "Segera kami akan memberikan laporan transparan kepada rakyat tentang pencapaian-pencapaian nota kesepahaman ini."
Ia mengatakan, "Musuh yang menyerang untuk mewujudkan tujuan-tujuan jahatnya, mengalami kekalahan di semua tujuannya, dan Republik Islam Iran meraih kemenangan-kemenangan besar dalam perang. Dalam draf kesepakatan, kami telah mencantumkan semua posisi penting kami. Setelah penandatanganan resmi, teks nota kesepahaman akan dipublikasikan, dan sebelum penandatanganan juga, melalui media umum, kami akan menjelaskan berbagai dimensi nota kesepahaman ini."
Gharibabadi melanjutkan, "Nota kesepahaman ini bukan berarti kepercayaan kepada musuh, dan justru ditulis dalam ketidakpercayaan; kami akan mengawasi pelaksanaan komitmen-komitmen Amerika."
Komitmen Iran Tidak Sebanding dengan Pencapaian
Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, "Segera teks nota kesepahaman akan dipublikasikan dan rakyat dapat melihat pencapaian dan komitmen Iran, komitmen kami tidak sebanding dengan pencapaian kami."
Ia menekankan, "Angkatan bersenjata Iran akan selalu meletakkan jarinya di pelatuk untuk menghadapi tipu daya musuh-musuh, kami akan selalu siap menghadapi setiap tipu daya."
Negosiasi 60 Hari Dimulai Setelah Verifikasi Komitmen Amerika
Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, "Pada hari Jumat kami akan memiliki penandatanganan resmi, dan pembicaraan antara ketua kedua delegasi akan berlanjut untuk menentukan pengaturan negosiasi selanjutnya; sampai saat itu, komitmen pihak Amerika tentang pengakhiran perang, pengangkatan blokade, dan pembebasan aset akan diverifikasi."
Menurut Gharibabadi, masuk ke negosiasi 60 hari bergantung pada pelaksanaan komitmen-komitmen Amerika ini.
Topik Apa yang Akan Dirundingkan dalam 60 Hari?
Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, "Pengakhiran semua sanksi terhadap Republik Islam Iran, baik sanksi primer maupun sekunder, dan pengakhiran resolusi-resolusi Dewan Keamanan dan Dewan Gubernur, akan menjadi bagian dari topik yang dirundingkan dalam periode 60 hari, semua sanksi akan dicabut jika kesepakatan akhir tercapai."
Dengan menyatakan bahwa topik kedua yang dirundingkan dalam 60 hari adalah isu nuklir, ia melanjutkan, "Topik rekonstruksi dan pengembangan ekonomi juga akan dirundingkan dalam 60 hari ini dan mekanismenya akan finalized. Topik lainnya adalah penentuan mekanisme implementasi untuk mengawasi pelaksanaan yang baik komitmen kedua pihak."
Gharibabadi di akhir menekankan, "Kami telah mengalahkan Amerika dalam perang militer, dan mereka dalam nota kesepahaman ini berkomitmen untuk mengakhiri perang."
Pernyataan Gharibabadi ini mengungkapkan struktur kesepakatan yang sangat hati-hati dan sangat tidak percaya. Frasa "ditulis dalam ketidakpercayaan" adalah kunci: Iran tidak menandatangani karena percaya Amerika, tetapi justru karena tidak percaya. Mekanisme verifikasi sebelum negosiasi 60 hari adalah cara Iran berkata: "Buktikan dulu kalian serius, baru kita bicara lebih lanjut." Dan yang paling menarik adalah pengakuan bahwa "komitmen Iran tidak sebanding dengan pencapaian", ini adalah cara diplomatik untuk berkata: "Kami memberi sedikit, kami dapat banyak." Ini bukan kesepakatan antara dua pihak yang setara; ini adalah pengakuan bahwa satu pihak keluar sebagai pemenang, dan pihak lain keluar dengan muka tetap terjaga.(Sail)