Rahbar: Dalam Situasi Fitnah, Kita Jangan Sampai Dimanfaatkan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i12685-rahbar_dalam_situasi_fitnah_kita_jangan_sampai_dimanfaatkan
Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Rabu (22/6) dalam pertemuan khusus di bulan suci Ramadhan dengan Presiden Iran dan kabinetnya, menjelaskan sejumlah hikmah kitab Nahjul Balaghah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 23, 2016 06:27 Asia/Jakarta
  • Rahbar: Dalam Situasi Fitnah, Kita Jangan Sampai Dimanfaatkan

Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Rabu (22/6) dalam pertemuan khusus di bulan suci Ramadhan dengan Presiden Iran dan kabinetnya, menjelaskan sejumlah hikmah kitab Nahjul Balaghah.

Rahbar Iran mengutip perkataan Imam Ali bin Abi Thalib as tentang sikap kita di tengah situasi yang penuh fitnah dan mengatakan, Imam Ali as berwasiat, dalam situasi fitnah, ketika membedakan hak dan batil sangat sulit bagi masyarakat, kita harus bersikap sedemikian rupa sehingga tidak memberi keuntungan sedikitpun untuk fitnah.

Ayatullah Khamenei menjelaskan, pada kondisi fitnah, seperti pada peristiwa tahun 1388 Hijriah Syamsiah (2009), perkataan kita, diamnya kita dan bahkan cara pandang kita, jangan sampai memperkuat fitnah tersebut.

Ia menambahkan, akan tetapi mungkin saja sebagian orang, karena kecenderungan-kecenderungan pribadinya, tidak tertarik untuk berhadapan langsung dengan fitnah, namun sikapnya tersebut jangan sampai menguntungkan fitnah.

Mengutip hikmah yang lain dari kitab Nahjul Balaghah, Rahbar Iran menjelaskan tentang cara pandang yang menganggap tanggung jawab merupakan alat untuk meraih kekayaan dan hak-hak istimewa.

Ia menuturkan, cara memandang tanggung jawab, yang pada hakikatnya adalah amanah, yang semacam itu, akan menyebabkan kehinaan bagi manusia.

Terkait isu gaji besar aparat pemerintahan yang sedang ramai dibicarakan, Ayatullah Khamenei menegaskan, masalah gaji-gaji yang besar, pada kenyataannya merupakan serangan terhadap nilai-nilai, akan tetapi semua harus tahu, masalah ini pengecualian dan sebagian besar pejabat tinggi di instansi-instansi pemerintah, adalah orang-orang bersih, namun segelintir orang ini sangat buruk dan harus ditindak.

Berkenaan dengan instruksi Presiden Iran kepada Wakilnya untuk menyelidiki masalah gaji besar tersebut, Rahbar mengatakan, masalah ini tidak boleh ditunda-tunda, tapi harus secara serius ditindaklanjuti dan hasilnya diumumkan kepada masyarakat.

Ayatullah Khamenei mengutip hikmah lain dari Nahjul Balaghah dan menuturkan, kita harus selalu menjaga lidah kita, karena sebagian besar masalah manusia disebabkan oleh lidah. (HS)